GUNUNGKIDUL - Rumah milik Riyanto seorang petani di Padukuhan Jatibungkus, Hargomulyo, Gedangsari, Gunungkidul ludes terbakar, Kamis (27/3) pagi.
Beruntungnya, rumah dalam kondisi kosong. Sehingga tidak ada korban luka maupun jiwa dalam inisiden itu. Namun, kerugian ditaksir mencapai Rp 10 juta.
Kapolsek Gedangsari AKP Suryanto mengatakan, kejadian bermula sekitar pukul 06.00 WIB saat pemilik rumah sedang memasak air untuk memberi minum ternak sapi (komboran). Setelah itu, korban pergi ke ladang.
Api diduga berasal dari kelalaian korban yang meninggalkan api yang sedang menyala tanpa pengawasan, yang kemudian merembet dan membakar rumah. “Kebakaran semakin besar karena tiupan angin yang kencang," sebut Suryanto kepada awak media.
Kebakaran tersebut pertama kali diketahui oleh warga yang saat itu sedang melintas. Melihat kepulan asap berasal dari rumah korban. Warga setempat pun secara bergotong royong berusaha memadamkan api dengan cara manual menggunakan ember.
Rumah tersebut berukuran sekitar 6x12 meter dan terbakar hampir 80 persen. Lokasi rumah yang berada di kawasan pegunungan, jauh dari permukiman. Pun hanya dapat dijangkau dengan berjalan kaki, membuat upaya pemadaman api menjadi lebih sulit.
"Tadi dipadamkan oleh warga dengan alat seadanya, mobil damkar tidak dapat menjangkau lokasi kejadian," jelasnya.
Kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden itu. Namun, diperkirakan kerugian material yang diderita mencapai Rp 10 juta.
"Berkat kekompakan warga setempat, kebakaran bisa segera dikendalikan," tuturnya.
Berkat upaya warga dengab alat seadanya, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 08.30 WIB. (ndi)
Editor : Sevtia Eka Novarita