Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Antisipasi Longsor Susulan di Sekitar Retakan Tebing, Buat Terasering di Tanjakan Clongop

Andi May • Jumat, 21 Maret 2025 | 04:39 WIB
Retakan dikhawatirkan memicu longsor susulan di Bukit Clongop, Kalurahan Hargomulyo, Kapanewon Gedangsari, Gunungkidul, Selasa (18/3).
Retakan dikhawatirkan memicu longsor susulan di Bukit Clongop, Kalurahan Hargomulyo, Kapanewon Gedangsari, Gunungkidul, Selasa (18/3).

 

 

 

GUNUNGKIDUL – Untuk mengantisipasi potensi longsor susulan, tim dari Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (DPUP-ESDM) DIJ membuat terasiring di sekitar retakan tebing.

Sepanjang 40 meter di jalan baru Tanjakan Clongop, Kapanewon Gedangsari. Langkah ini diambil setelah retakan ditemukan pada tebing bukit yang longsor Senin, (17/3) lalu.

Panewu Gedangsari Eko Krisdiyanto menyampaikan, penanganan terhadap retakan sudah dimulai pada Rabu (19/3), sesuai dengan permintaan Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntarningsih. Tim DPUP-ESDM DIJ terus berupaya agar wilayah tersebut aman dilalui sebelum musim Lebaran.

“Hingga saat ini, masih dalam proses penanganan untuk mencegah potensi bahaya. Dua alat berat diterjunkan untuk melakukan pengerjaan ini,” kata Eko saat dihubungi, Kamis (20/3).

Pembuatan terasiring di area retakan bertujuan untuk mencegah genangan air hujan, yang dapat meningkatkan potensi longsor susulan.

“Tebing ini memiliki ketinggian 15 meter, dengan retakan sepanjang 40 meter dan kedalaman tiga hingga empat meter,” jelasnya. Material longsor yang sempat menutup seluruh badan jalan telah dibersihkan dan dibuang ke lahan warga.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Gunungkidul Sumadi mengatakan, tebing di Tanjakan Clongop masih sangat rawan longsor. Pasca-longsoran pertama, ditemukan retakan di atas bukit yang berpotensi memicu longsor susulan, terutama saat hujan deras.

Berdasarkan kajian, panjang retakan yang mencapai 40 meter dan kedalamannya hingga empat meter dapat menghasilkan material longsoran hingga 3.000 kubik.

“Potensi longsor susulan sangat besar, bahkan bisa sepuluh kali lipat lebih banyak materialnya dibandingkan longsoran pertama. Karena itu, penanganan segera sangat dibutuhkan untuk mencegah bahaya lebih lanjut,” ujar Sumadi. (ndi/pra)

Editor : Heru Pratomo
#terasering #Gunungkidul #Dinas PUPESDM DIY #Tanjakan Clongop #Retakan Tebing #Potensi Longsor #Susulan