GUNUNGKIDUL – Sebuah mobil Daihatsu Sigra dengan nomor polisi AB 1316 KL mengalami kecelakaan tunggal di Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS). tepatnya di Padukuhan Dringo, Kalurahan Girijati, Kapanewon Purwosari, Kabupaten Gunungkidul, pada Jumat (7/3).
Insiden tersebut mengakibatkan pengemudi dan lenumpang mengalami luka-luka, sementara kendaraan mengalami kerusakan cukup parah.
Baca Juga: Unimma Punya Wakil Rektor Baru: Diminta Saling Bersinergi dan Menciptakan Alumni Kompeten
Kasat Lantas Polres Gunungkidul Iptu Angga Perdana mengungkapkan, Mobil yang dikemudikan oleh Wardoyo, 46, warga Jetis, Bantul, melaju dari arah barat menuju Pantai Krakal. Namun, saat tiba di tikungan kawasan JJLS, mobil tiba-tiba kehilangan kendali dan terperosok ke dalam jurang sedalam kurang lebih lima meter.
"Saat kejadian, pengemudi dalam kondisi kurang konsentrasi karena mengantuk. Ditambah dengan jalanan yang licin, kendaraan sulit dikendalikan hingga akhirnya masuk ke dalam jurang," ujar Angga saat dikonfirmasi.
Baca Juga: Tak Mau Kulon Progo Jadi Tempat Sampah Luar Daerah, Wakil Bupati Ambar Purwoko Gelar Sayembara
Mobil Daihatsu Sigra berwarna putih tersebut awalnya melaju dengan kecepatan sedang. Namun, begitu mendekati tikungan tajam di Dusun Dringo, kendaraan tampak oleng. Diduga kuat, pengemudi tidak mampu mengontrol laju mobil sehingga kendaraan langsung keluar dari jalur dan terperosok ke dalam jurang.
"Kami langsung mendatangi lokasi dan melihat mobil dalam kondisi ringsek di dasar jurang. Beruntung pengemudi dan penumpang masih dalam kondisi sadar," katanya.
Akibat kecelakaan ini, pengemudi mengalami luka di bagian kepala sebelah kanan yang mengeluarkan darah, serta benjolan di kepala sebelah kiri. Ia juga mengeluhkan nyeri di bagian punggung.
Sementara itu, penumpangnya mengalami memar di bagian punggung dan kaki kanan. Kendaraan mengalami kerusakan cukup signifikan dengan estimasi kerugian mencapai Rp 7 juta. Bagian depan kendaraan penyok, kaca pecah, dan beberapa komponen rusak akibat benturan dengan bebatuan di dasar jurang.
Atas kejadian ini, Angga mengimbau kepada para pengendara untuk selalu memperhatikan kondisi fisik sebelum berkendara, terutama di jalur rawan seperti JJLS yang memiliki banyak tikungan tajam dan kondisi jalan yang bisa licin saat hujan.
"Keselamatan di jalan harus menjadi prioritas utama. Jika merasa mengantuk, lebih baik berhenti sejenak untuk beristirahat. Jangan memaksakan diri karena hal itu bisa berakibat fatal," pungkasnya. (ndi)
Editor : Sevtia Eka Novarita