Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Program MBG Tetap Berjalan, Biskuit dan Kurma Jadi Menu MBG selama Ramadan

Andi May • Jumat, 7 Maret 2025 | 04:29 WIB

 

PROGRAM PUSAT: Menu MBG yang diberikan kepada siswa SD Negeri 1 Wonosari, Gunungkidul, Kamis (6/3/2025). 
PROGRAM PUSAT: Menu MBG yang diberikan kepada siswa SD Negeri 1 Wonosari, Gunungkidul, Kamis (6/3/2025). 

GUNUNGKIDUL - Program makan bergizi gratis (MBG) tetap berjalan di Gunungkidul selama bulan Ramadan. 

Menyesuaikan dengan kondisi puasa, menu yang diberikan berupa makanan ringan biskuit dan susu kurma.

Pertimbangan ini karena agar makanan tahan lama dan bisa dibawa pulang untuk berbuka puasa.

Komandan Kodim 0730 Gunungkidul Letkol Inf Roni Hermawan menjelaskan, selama Ramadan, ada penyesuaian dalam menu yang diberikan kepada siswa demi memastikan program ini tetap berjalan optimal.

Program ini kembali dilaksanakan di dua titik yaitu Wonosari dan Tepus.

“Karena bertepatan dengan bulan puasa, menu yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan siswa, seperti bubur kacang hijau, buah-buahan, biskuit, dan susu. Untuk hari ini, kami membagikan biskuit, jeruk, dan susu kurma," ujar Roni saat pelaksanaan MBG di SD Negeri 1 Wonosari 

Roni menambahkan, kualitas gizi yang diberikan tetap menjadi prioritas utama meskipun bentuk makanan mengalami perubahan.

Meski dengan jenis makanan ringan, pihaknya memastikan asupan gizi tetap terpenuhi.

Di tempat yang sama Wakil Bupati Gunungkidul Joko Parwoto menegaskan, program MBG merupakan kebijakan strategis yang tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi anak-anak, tetapi juga memiliki dampak positif bagi perekonomian masyarakat lokal.

"Selain membantu anak-anak mendapatkan asupan gizi yang cukup, juga memberikan manfaat ekonomi bagi petani dan pelaku usaha pangan di daerah kita," ujarnya. 

Menurutnya, program ini merupakan bagian dari inisiatif pemerintah pusat yang telah berhasil diterapkan di 76 negara lain dengan hasil positif.

Kebijakan ini dinilai bisa menjadi solusi jangka panjang dalam meningkatkan kesehatan dan kualitas pendidikan anak-anak Indonesia.

Selain memberikan makanan bergizi gratis, pihaknya juga berkomitmen untuk terus mengevaluasi efektivitas program ini selama Ramadan.

Hal ini dilakukan agar anak-anak tetap mendapatkan nutrisi yang cukup untuk menjalankan aktivitas belajar meskipun sedang berpuasa.

"Kami akan terus memantau jalannya program ini dan melakukan evaluasi berkala. Dengan kolaborasi dari berbagai pihak, diharapkan manfaat dari program ini bisa dirasakan secara maksimal oleh masyarakat, khususnya anak-anak di Gunungkidul," tambahnya. (ndi/wia)

 

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#Mbg #selama ramadan #program mbg #Makan Bergizi Gratis #makanan kering