Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Hujan Lebat dan Angin Kencang Terjang Gunungkidul, Belasan Titik Terdampak: Terparah di Jalan Wonosari-Semanu, Ini Imbauan BPBD

Andi May • Senin, 24 Februari 2025 | 04:58 WIB

 

SIAGA: Pohon tumbang akibat hujan lebat dan angin kencang terjadi di wilayah Wonosari, Gunungkidul. Belasan titik terdampak, BPBD Gunungkidul imbau waspada cuaca ekstrem.
SIAGA: Pohon tumbang akibat hujan lebat dan angin kencang terjadi di wilayah Wonosari, Gunungkidul. Belasan titik terdampak, BPBD Gunungkidul imbau waspada cuaca ekstrem.

GUNUNGKIDUL – Hujan lebat disertai angin kencang yang melanda wilayah Gunungkidul, Sabtu (22/2/2025) sore menyebabakan puluhan pohon tumbang, atap rumah tersapu angin, hingga jaringan listrik terputus di beberapa titik.

Dari kejadian tersebut, 19 titik terdampak, paling parah Jalan Wonosari-Semanu.

Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Gunungkidul Sumadi mengungkapkan, peringatan dini cuaca dari BMKG telah disampaikan sejak pukul 14.30.

Hujan deras dan angin kencang mulai melanda kawasan Patuk, Playen, Wonosari, Paliyan, Panggang, Rongkop, Saptosari, dan Purwosari sekitar pukul 14.40.

“Kami menerima laporan dari warga tentang pohon tumbang, atap rumah rusak, serta jaringan listrik yang terputus. Data sementara ada 19 titik yang terdampak,” jelas Sumadi.

Beberapa titik yang terdampak cukup parah di antaranya jalan Wonosari-Semanu yang sempat tertutup pohon jati tumbang, kios di Karangsari, dan atap pom bensin di Dunggubah yang tersingkap akibat angin.

Di Karangrejek, Wonosari, sejumlah rumah warga mengalami kerusakan atap.

Jaringan listrik juga terdampak cukup parah. Di Dunggubah, pohon tumbang menimpa kabel listrik, sedangkan di Karangduwet dan Singkar 2 Wareng, kabel tertimpa pohon jati, menyebabkan pemadaman di beberapa wilayah.

Kerusakan tidak hanya terjadi pada rumah dan jaringan listrik, tetapi juga pada fasilitas umum. Beberapa jalan protokol di wilayah Wonosari sempat lumpuh akibat tertutup pohon tumbang.

Salah satunya adalah ruas jalan yang tertutup pohon jati dan akasia. Upaya pembersihan dilakukan secara gotong royong oleh tim gabungan bersama warga setempat.

Baca Juga: Waduh, Pembudidaya Iklan di Sleman Banyak Gulung Tikar dan Alih Fungsi Kolam: Ini Penyebabnya..

Tim gabungan yang terdiri dari TRC BPBD, TNI, Polri, Tagana, PLN, relawan kebencanaan, dan warga setempat bahu-membahu mengevakuasi pohon tumbang, memperbaiki kerusakan, serta mendistribusikan bantuan peralatan dan logistik.

"Hingga malam hari, penanganan terus dilakukan untuk memastikan situasi kembali aman," jelasnya.

Kepala BPBD Gunungkidul Purowono mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, mengingat cuaca ekstrem diperkirakan masih berpotensi terjadi.

Pemangkasan pohon lapuk, menghindari berteduh di bawah pohon atau tiang listrik saat hujan deras, serta meningkatkan kesiapsiagaan di daerah rawan longsor menjadi langkah antisipatif yang perlu diutamakan.

“Kami akan terus memperbarui informasi situasi di lapangan dan mengoordinasikan penanganan lebih lanjut. Jika ada laporan tambahan dari masyarakat," ujar Purwono.

Selain penanganan darurat, pihaknya juga mulai mempersiapkan bantuan logistik bagi warga yang terdampak, terutama yang mengalami kerusakan rumah cukup parah.

Bantuan berupa terpal, sembako, dan perlengkapan kebersihan sudah mulai disalurkan ke beberapa titik terdampak.

"Dengan potensi cuaca ekstrem yang masih mengintai, kami mengingatkan agar masyarakat selalu mengikuti informasi terbaru dari sumber resmi dan tetap waspada dalam menghadapi musim hujan yang masih berlangsung," imbaunya. (ndi/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#Hujan lebat #Angin Kencang #Cuaca Ekstrem #Bencana #imbauan #Pohon Tumbang #BPBD Gunungkidul