GUNUNGKIDUL – Komando Distrik Militer (Kodim) 0730 Gunungkidul resmi membuka program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123 Sengkuyung Tahap I Tahun 2025 di Kalurahan Giripanggung, Kapanewon Tepus. Program ini berlangsung selama 30 hari, mulai 19 Februari hingga 20 Maret 2025. Mengusung semangat gotong royong untuk mempercepat pembangunan di wilayah perdesaan.
Baca Juga: Warga Pundung Keluhkan Jalan Desa yang Tertutup Lantaran Proyek Tol Jogja-Solo
Dandim 0730 Gunungkidul, Letkol Inf. Roni Hermawan, mengungkapkan, TMMD fokus pada kegiatan fisik dan non-fisik. Pembangunan cor rabat beton sepanjang 700 meter di Padukuhan Kropak dan Klayu, serta perbaikan tempat ibadah dan pos ronda.
"Ini menjadi langkah nyata untuk meningkatkan kualitas infrastruktur di wilayah ini," jelas Roni dalam keterangannya, Kamis (20/2).
Di samping itu, program non-fisik juga dijalankan sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat. Kegiatan tersebut meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan, tanggap bencana, keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Pencegahan judi online, kenakalan remaja, penyuluhan keluarga berencana (KB) dan stunting, serta pencegahan penyakit pada hewan ternak.
"Keberhasilan program ini tidak lepas dari sinergitas yang baik antara jajaran TNI, Polri, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, dan masyarakat. Kami berharap kolaborasi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat," tambahnya.
Anggaran pelaksanaan TMMD ke-123 ini mencapai Rp 300 juta, yang bersumber dari APBD Provinsi DIY sebesar Rp 75 juta dan APBD Kabupaten Gunungkidul sebesar Rp 225 juta. Roni menekankan, program ini bersifat berkelanjutan dan hasil pembangunan yang dicapai diharapkan dapat dirawat dengan baik oleh masyarakat setempat.
Lurah Kalurahan Giripanggung Ngadi menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program TMMD yang dinilai sangat bermanfaat bagi warganya.
Baca Juga: Prabowo Usai Lantik Kepala Daerah: Demokrasi Kita Hidup, Berjalan, dan Dinamis
"Atas nama warga, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Bantuan ini benar-benar dirasakan manfaatnya, terutama untuk pembangunan empat masjid dan empat pos ronda di kedua padukuhan ini," ujar Ngadi.
Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi lintas sektor, program TMMD ke-123 diharapkan mampu menjadi pendorong percepatan pembangunan kalurahan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kabupaten Gunungkidul. (ndi)
Editor : Sevtia Eka Novarita