Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Operasi Keselamatan Progo Dimulai, 20 Persen Penegakan Hukum untuk Kurangi Kecelakaan di Jam Sibuk Wilayah Kulon Progo

Anom Bagaskoro • Selasa, 11 Februari 2025 | 04:50 WIB

 

SIAGA: Kapolres Kulon Progo AKBP Wilson Bugner meninjau kesiapan personel di Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Progo 2025 Senin (10/2/2025).
SIAGA: Kapolres Kulon Progo AKBP Wilson Bugner meninjau kesiapan personel di Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Progo 2025 Senin (10/2/2025).

KULON PROGO - Operasi Keselamatan Progo turut digelar serentak di Kulon Progo Senin (10/2/2025). Operasi ini akan berfokus pada penegakan hukum untuk mengurangi kecelakaan lalu lintas saat jam sibuk.

Kapolres Kulon Progo AKBP Wilson Bugner menyampaikan, operasi akan dilaksanakam selama dua pekan. Fokus operasi akan terarah pada budaya berlalu lintas. Seperti, kelengkapan kendaraan, kelengkapan berkendara, dan aktivitas berkendara. Tak luput juga, operasi digiatkan di titik rawan kecelakaan. “"Sampai 25 Februari, melibatkan 214 personel," ungkapnya.

Kasatlantas Polres Kulon Progo AKP Priya Handaya menyampaikan, persentase penindakan di operasi ini berkisar di angka 20 persen. Lantaran operasi ini digunakan untuk mengedukasi masyarakat, terutama pengguna jalam. "40 persen preemtif, dan 40 persen preventif," bebernya.

Priya menyampaikan, penegakan hukum dilakukan khusus untuk pengendara yang melanggar aturan secara kasat mata. Pelanggaran berupa, pengendara yang melanggara lampu APILL, maupun tidak menggunakan alat keselamatan diri. 

Operasi Keselamatan Progo berfokus untuk mengingatkan masyarakat. Lantaran, masih banyak masyarakat yang melakukan pelanggaran. Padahal kecelakan lalu lintas di Bumi Binangun, paling banyak akibat pelanggaran. Hal ini didasari hasil kajian dan analisis kecelakaan di Kulon Progo.

"Hasil analisis menunjukkan kecelakaan terjadi di jam-jam tertentu, dan akibat human error," ucapnya.

AKP Priya menyampaikan, kecelakaan lalu lintas di tahun 2024 memang cenderung mengalami penurunan. Namun, tingkat vatalitasnya cenderung meningkat. Terutama kecelakaam di jam sibuk perkantoran. 

 

 

Data Polres Kulon Progo menunjukkan, kecelakaan lalu lintas terbanyak pada pukul 07.30 WIB dan jam pulang kerja antara pukul 17.00 WIB hingga 18.00 WIB. Kebanyakan korban merupakan pekerja yang terburu-buru berangkat kerja. Akibatnya, mereka mengabaikan aturan lalu lintas hingga membuat kecelakaan.

"Operasi difokuskan di beberapa titik rawan kecelakaan," ungkapnya.

Hasil analisis juga menunjukkan lokasi rawan kecelakaan. Sehingga, operasi ini berfokus ke lokasi rawan kecelakaan. Diantaranya, Jalan Jogja-Wates depan Markas Brimob Sentolo, dan Jalan Wates-Purworejo simpang tiga Toyan. (gas/eno)

 
Editor : Sevtia Eka Novarita
#Kecelakaan #operasi #Kulon Progo #Operasi Keselamatan Progo #kapolres kulon progo #pelanggar #pengguna jalan #human error