Usai dievakuasi oleh tim SAR dari perairan pantai, jasad korban kemudian dibawa Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Saptosari untuk dilalukan pemeriksaan oleh Tim Dokpl Polres Gunungkidul.
Kapolres Gunungkidul AKBP Ary Murtini memastikan, jasad yang ditemukan dipastikan Rifqy Yuda Pratama salah satu pelajar SMP Negeri 7 Mojokerto yang terseret ombak, Selasa (28/1) 06.30 WIB.
"Kami pastikan jasad merupakan Rifqy Yuda Pratama, korban hilang di Pantai Drini," ujar Ary Murtini kepada awak media.
Usai pemeriksaan, jasad kemudian disalatkan di RSUD Wonosari yang diikuti oleh warga, kepolisian dan keluarga korban.
Jasad kemudian dimasukkan ke dalam peti berwarna putih lalu dibawa oleh mobil ambulans.
Pengawalan dilakukan Satuan Lalu Lintas Polres Gunungkidul dan mobil Jajaran pemerintahan Mojokerto.
Pengawalan tersebut, kata Ary, sebagai bentuk pelayanan ke masyarakat.
"Tadi PJ Walikota Mojokerto dijadwalkan ke sini (RSUD Saptosari), akan tetapi waktu tidak memungkinkan, karena beliau menjenguk dua siswa yang sedang dirawat di RS Sardjito Yogyakarta," jelasnya.
Sebelumnya, Rifqy Yuda Pratama (13), salah satu korban yang terseret ombak lalu hilang di perairan Pantai Drini, Gunungkidul, ditemukan oleh Tim SAR Gabungan, Rabu (29/1) sekitar pukul 07.30 WIB.
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Jasadnya kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Saptosari Gunungkidul.
Korban ditemukan sekitar 100 meter dari lokasi korban terakhir terlihat. Jasadnya ditemukan oleh tim penyelam.
Jasad korban berada di area rip current kedalaman 10 sampai 15 meter.
Adapun korban meninggal dunia dari insiden laka laut di Pantai Drini, Gunungkidul ialah Alfyan Aditya Pratama (13), Malven Yusuf (13), Bayhaqy Fatyanah (13) Rifqy Yuda Pratama (13).
Editor : Bahana.