Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tak Terpengaruh Penemuan Goa, Bundaran Planjan Gunungkidul Bisa Dilewati 

Andi May • Minggu, 26 Januari 2025 | 03:03 WIB
IKON BARU: Pembangunan JJLS dan bundaran di Kalurahan Planjan, Saptosari, Gunungkidul. 
IKON BARU: Pembangunan JJLS dan bundaran di Kalurahan Planjan, Saptosari, Gunungkidul. 

GUNUNGKIDUL – Pembangunan Jalan Jaringan Jalan Lintas Selatan (JJLS) yang terletak di Kalurahan Planjan, Kapanewon Saptosari, Gunungkidul telah resmi selesai. 

 

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Perumahan, dan Energi Sumber Daya Mineral (DPUPESDM) DIJ Tri Murtoposidi menjelaskan, proyek ini meliputi penataan jalan dengan lebar 80 hingga 50 meter, serta pembuatan bundaran untuk mengurai kemacetan di kawasan tersebut.

Proyek yang dimulai pada 16 Agustus 2024 ini memakan waktu sekitar 130 hari dan diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap arus lalu lintas. Total panjang jalan yang dibangun mencapai 2,8 kilometer. "Bundaran dibangun sebagai solusi untuk mengurangi kemacetan di simpang-simpang jalan yang sering kali ramai," jelas Tri, Sabtu (25/1). 

 

Pembangunan ini tidak tanpa kendala. Salah satu tantangan yang dihadapi adalah penemuan gua di lokasi proyek. Namun, kata Tri, hal tersebut tidak mengganggu pelaksanaan proyek secara keseluruhan. "Kendala yang ada lebih berkaitan dengan waktu dan penyesuaian teknis, bukan masalah substansial," tambahnya.

Terkait dengan pemanfaatan bundaran yang baru dibangun, Tri mengharapkan adanya ikon atau elemen estetis yang dapat menambah daya tarik kawasan tersebut. Diskusi dengan pihak kelurahan setempat diharapkan dapat menghasilkan desain yang mewakili karakter dari kalurahan maupun Gunungkidul. 

 

Lurah Planjan Asih Sulistyo mengatakan, pembangunan ini diharapkan dapat menjadi ikon baru yang mendukung pertumbuhan ekonomi di Kalurahan Planjan. Menurutnya, meskipun pembangunan telah selesai, perlu adanya sosialisasi kepada masyarakat mengenai penggunaan bundaran agar tidak terjadi kebingungan, terutama di kalangan petani yang tidak familiar dengan rambu lalu lintas.

Ia juga menyampaikan, pentingnya fasilitas tambahan seperti lampu penerangan dan tempat bagi UMKM di sekitar bundaran untuk meningkatkan perekonomian lokal. "Kami akan segera melakukan sosialisasi setelah liburan panjang ini untuk memastikan semua warga memahami penggunaan jalan dengan baik," ujar Muryono.(ndi/pra)

Editor : Heru Pratomo
#DPUPESDM #Planjan #Gunungkidul #Bundaran