GUNUNGKIDUL - Bupati Gunungkidul Sunaryanta meresmikan Laboratorium RSUD Wonosari dengan penandatanganan prasasti, Jumat (24/1). Setelah peresmian, bupati meninjau setiap ruangan di laboratorium, melihat fasilitas yang baru diresmikan.
Sunaryanta mengungkapkan kebanggaannya terhadap perkembangan fasilitas kesehatan di Gunungkidul. Dengan fasilitas yang lebih baik, diharapkan masyarakat bisa mendapatkan layanan kesehatan yang lebih optimal. “Laboratorium ini sangat penting sebagai sarana pendukung untuk mendeteksi gejala penyakit dengan lebih cepat,” ujar Sunaryanta kepada wartawan.
Ia menjelaskan, peningkatan sarana dan prasarana merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Untuk itu ia berharap tidak hanya fasilitas yang ditingkatkan tetapi juga kualitas sumber daya manusia. "Kami akan fokus pada pelatihan dan pengembangan dokter agar lebih kompeten di bidangnya," tambahnya.
Direktur RSUD Wonosari Diah Prasetyorini menyampaikan, pentingnya laboratorium dalam upaya meningkatkan kesehatan masyarakat. Transformasi ini mencakup layanan rujukan, pengembangan sumber daya manusia, dan pemanfaatan teknologi kesehatan.“Kami membutuhkan kerjasama dari seluruh pihak untuk mewujudkan visi kesehatan di Gunungkidul,” ujar Diah.
Diah juga menjelaskan, laboratorium yang baru diresmikan ini dilengkapi 25 alat baru yang akan mendukung proses diagnosa. Termasuk pemeriksaan darah, urin, dan analisis lainnya.“Sebelumnya, laboratorium kami sudah ada, tetapi kini telah memenuhi syarat dengan fasilitas yang lebih lengkap. Kami bisa menangani lebih banyak kasus tanpa perlu merujuk pasien ke rumah sakit lain,” jelasnya.
Dengan adanya laboratorium yang lebih baik, pihaknya berharap pelayanan kesehatan di Gunungkidul dapat semakin baik, memberikan dampak positif bagi masyarakat. Selain itu terus berupaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan agar masyarakat Gunungkidul bisa sehat dan sejahtera. (ndi/laz)
Editor : Din Miftahudin