Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pelaksanaan Program MBG di Gunungkidul Tertunda, Dapur Sehat Masih Dalam Renovasi, Ini Kata Dandim 0730

Andi May • Kamis, 16 Januari 2025 | 01:43 WIB

 

 

Komandan Kodim 0730 Letkol Inf Roni Hermawan saat diwawancarai awak media.
Komandan Kodim 0730 Letkol Inf Roni Hermawan saat diwawancarai awak media.

 

GUNUNGKIDUL - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Gunungkidul belum terealisasi. Pelaksanaan program unggulan Presdien Prabowo Subianto itu yang terpaksa tertunda  akibat Dapur Sehat di KODIM 0730/Gunungkidul yang masih dalam tahap renovasi.

 Sebanyak 50 petugas akan dilibatkan untuk mengawasi program nasional ini, namun prosesnya terhambat karena persiapan yang belum matang.

 Komandan Kodim 0730 Letkol Inf Roni Hermawan mengungkapkan, pembenahan Dapur Sehat saat ini sedang berlangsung. Pihaknya tengah memperbaiki beberapa aspek minor, termasuk retakan pada bangunan yang selesai direnovasi dan lantai yang terangkat.“Kami juga membutuhkan satu kendaraan lagi untuk memastikan pendistribusian ke lokasi-lokasi yang telah ditentukan, termasuk empat sekolah pilot project: SDN 1 Wonosari, SMP 1 Wonosari, SMA 1 Wonosari, dan SMK 3 Wonosari,” ujar Roni kepada awak media, Rabu (15/1).

 Baca Juga: Mentan Andi Amran Sulaiman Belanja Masalah di Bantul, Langsung Berdialog dengan Para Petani, Bantuan Akan Langsung Disalurkan

Armada tersebut, kata Roni, untuk mendukung distribusi makanan bergizi. Saat ini, pihaknya hanya memiliki dua kendaraan yang mampu mengangkut antara 1.000 hingga 1.500 boks makanan. Kendaraan tambahan ini sangat penting, mengingat Dapur Sehat akan melayani masyarakat dalam radius 3 hingga 5 kilometer dari lokasi dapur.

 

Setidaknya, ada 50 petugas yang akan mengawasi jalannya program, tiga di antaranya berasal dari pusat, sementara 47 petugas lainnya merupakan sumber daya lokal. Mereka akan menjalani pelatihan terlebih dahulu, yang akan diselenggarakan oleh Dinas Sosial dan Dinas Pendidikan.“Kami berharap renovasi dapat selesai secepatnya. Ini adalah program dari Presiden Prabowo Subianto yang harus kami dukung, dan kami tidak ingin menunda-nunda,” tuturnya.

 Baca Juga: 2025 Produksi Padi Gunungkidul Ditargetkan 300 Ribu Ton, Selama 2024 Alami Penurunan akibat Fenomena El Nino

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Gunungkidul Nunuk Setyowati mengatakan, pihaknya belum mendapatkan informasi jelas mengenai keterlibatan Dinas Pendidikan dalam program MBG tersebut."Saya belum tahu akan hal itu. Setahu saya, kami hanya menyajikan data untuk mendukung program ini," ujar Nunuk.

 

Kendagi demikian, program MBG diharapkan dapat meningkatkan asupan gizi bagi pelajar, ibu hamil, menyusui, dan balita. (ndi)

Editor : Din Miftahudin
#Kodim 0730 Gunungkidul #renovasi #Mbg #Gunungkidul #dapur #tertunda