Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Warga Mengaku Lihat Macan Tutul di Persawahan Gunungkidul, BKSDA Meragukan Ciri Khas Macan

Andi May • Rabu, 8 Januari 2025 | 00:41 WIB
Jejak misterius yang diduga milik macan tutul Jawa (Panthera pardus melas)
Jejak misterius yang diduga milik macan tutul Jawa (Panthera pardus melas)

 

GUNUNGKIDUL - Jejak misterius yang diduga milik macan tutul Jawa (Panthera pardus melas) ditemukan di kawasan persawahan Kalurahan Grogol, Paliyan, Gunungkidul.

Salah seorang warga Padukuhan Gerjo Gunawan menyatakan, ia melihat langsung jejak kaki hewan di jalan setapak. Bahkan, dua ekor macan dewasa bersama anaknya sempat terlihat di kawasan hutan pada Desember 2024 lalu.  “Jejaknya cukup besar, membuat kami khawatir saat ke sawah, sekarang jejaknya sudah hilang terhapus oleh hujan," ujar Gunawan kepada awak media, Selasa (7/1).

Lurah Grogol Latif Wahyudi mengatakan, dirinya mendapatkan laporan warganya melihat langsung hewan mirip macan di kawasan alas Wono Glempeng sekitar dua minggu lalu. “Warga melaporkan bahwa ia melihat seekor hewan berukuran seperti kambing dewasa. Setelah itu, beberapa jejak kaki ditemukan di lokasi yang sama,” kata Latif.

Menindaklanjuti laporan ini, pihaknya segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Latif juga mengimbau warga, terutama petani, untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di area persawahan. "Kepolisian sudah melakukan pemantauan di lokasi tersebut, jika benar adanya, warga untuk selalu berhati-hati," ucapnya.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jogjakarta Lukita Awang Listyantara mengatakan, tim Resor Konservasi Wilayah (RKW) SM Paliyan langsung bergerak ke lokasi. Berdasarkan dokumentasi warga, jejak kaki yang ditemukan memiliki ukuran sekitar enam sentimeter, yang diklaim sebagai jejak macan dewasa.

"Namun, setelah dilakukan analisis lebih lanjut, kami meragukan jejak tersebut berasal dari hewan macan. Berdasarkan foto, jejak tersebut tidak menunjukkan ciri khas macan, seperti kuku yang tidak tercetak sempurna," ujar Lukita.

Meskipun demikian, pihaknya mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. Aktivitas di malam hari atau sendirian di kebun diharapkan dikurangi. Bagi yang melihat hewan liar tersebut agar segera melalaporkannya. 

"Proses penelusuran masih berlangsung, dan warga diimbau melaporkan jika menemukan indikasi keberadaan hewan liar lainnya," tandasnya.

Editor : Heru Pratomo
#macan #hutan #macan tutul #BKSDA #Gunungkidul #jejak misterius #persawahan #Hujan #jawa #Grogol