Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Libur Natal hingga Jelang Tahun Baru Gunungkidul Dilintasi 312 Ribu Kendaraan, Mayoritas ke Pantai

Andi May • Rabu, 1 Januari 2025 | 00:25 WIB

 

      Kepadatan arus lalu lintas di Jalan Yogyakarta - Wonosari, Kapanewon Patuk, Gunungkidul, Senin (30/12) siang.
    Kepadatan arus lalu lintas di Jalan Yogyakarta - Wonosari, Kapanewon Patuk, Gunungkidul, Senin (30/12) siang.
 

 

 

GUNUNGKIDUL - Dinas Perhubungan (Dishub) Gunungkidul mencatat terjadinya lonjakan arus kendaraan yang melintas Gunungkidul. Mulai dari libur Natal hingga menjelang akhir tahun terpantau jumlah kendaraan yang melintas di Bumi Handayani mencapai 312 ribu kendaraan.

Untuk arus kedatangan tercatat sebanyak 171 ribu kendaraan. Sedangkan, arus balik mencapai 140 ribu kendaraan. Kepadatan kendaraan terdapat di ruas Jalan Jogjakarta - Wonosari atau pintu masuk Gunungkidul.

Sekretaris Dishub Gunungkidul Bayi Aji Susilo mengatakan, kepadatan arus kedatangan mayoritas merupakan wisatawan. Khususnya jalur-jalur menuju destinasi wisata pantai selatan. Namun, pihaknya memastikan, arus lalu lintas masih aman terkendali. 

"Jelang malam pergantian tahun nanti, kami perkirakan akan semakin padat, khususnya jalan yang menuju Alun-Alun Wonosari Gunungkidul," ujar Bayu kepada awak media, Senin (30/12).

Keberadaan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) serta jalan tol yang baru beroperasi selama musim libur ini sangat berpengaruh dalam mengurangi kepadatan arus kendaraan. Bayu melanjutkan, pihaknya juga telah menyiapkan berbagai upaya rekayasa lalu lintas telah dilakukan di titik-titik rawan kemacetan.

"Kami pastikan tidak ada antrean kendaraan yang terlalu lama. Semua potensi kemacetan berhasil diurai oleh petugas yang bertugas di lapangan," tambahnya.

Rekayasa lalu lintas akan diterapkan pada malam Tahun Baru, Selasa (31/12), mulai pukul 20.00 hingga 01.00. Hal ini dilakukan untuk memastikan kelancaran akses menuju dan keluar dari pusat perayaan malam Tahun Baru.

Rekayasa lalu lintas akan diberlakukan secara bertahap dengan memanfaatkan jalur-jalur alternatif dari arah Jogjakarta menuju Wonosari. Langkah ini diharapkan mampu mengalihkan arus kendaraan dari kawasan-kawasan yang diprediksi menjadi titik kepadatan.

Beberapa jalur alternatif tersebut diarahkan melalui simpang-simpang strategis seperti Bundaran Siyono, simpang Kyai Legi, simpang Kranon, hingga Karangmojo. “Dengan penyesuaian rute yang dilakukan sesuai kondisi di lapangan," tuturnya.

 

 

Pihaknya berharap pengaturan ini dapat meminimalkan potensi kemacetan dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang akan merayakan pergantian tahun di Gunungkidul, terutama di Alun-Alun Wonosari. "Skema manajemen lalu lintas untuk memastikan kelancaran perjalanan warga dan wisatawan," tandasnya. (ndi/pra)

Editor : Heru Pratomo
#kendaraan #dishub #akhir tahun #Natal #Gunungkidul #Dinas Perhubungan #libur