GUNUNGKIDUL – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Gunungkidul mencatat sebanyak 59.269 wisatawan selama libur Natal. Kunjungan tertinggi mencapai 16.444 orang yang terjadi pada Rabu (25/12/2024). Total pendapatan asli daerah (PAD) di hari tersebut capai Rp 152,2 juta.
Sedangkan pada Kamis (26/12/2024), kunjungan wisatawan tercatat 16.360 orang. Dengan PAD yang diperoleh sebesar Rp 153,5 juta. Jumlah kunjungan semakin turun pada Jumat (27/12/2024) yang hanya 11.076 orang dengan PAD Rp 104 juta. Namun kunjungan kembali naik Sabtu (28/12/2024). Yakni 15.389 wisatawan dan menghasilkan PAD sebesar Rp 157,3 juta.
“Kami melihat kawasan pantai tetap menjadi favorit, terutama di wilayah tengah,” beber Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Supriyanta Minggu (29/12/2024).
Dia pun memprediksi bahwa puncak kunjungan wisatawan selama musim liburan ini akan terjadi pada 1 Januari 2025. Malam pergantian tahun diperkirakan menjadi momentum adanya lonjakan pengunjung. Terutama di destinasi yang mengadakan acara perayaan tahun baru.
Baca Juga: DLH Gunungkidul Layangkan Teguran terhadap TPS di Patuk yang Terima Sampah dari Kota Jogja
Meskipun di tengah cuaca buruk, Supriyanta menegaskan, kondisi di semua destinasi wisata di Gunungkidul hingga saat ini relatif aman dan terkendali. Pihaknya terus berupaya meningkatkan kenyamanan wisatawan dengan melakukan pengawasan terhadap kebijakan harga dan layanan di lapangan.
“Kami sudah menerbitkan surat edaran pada akhir November yang menegaskan pentingnya transparansi dalam penetapan harga, baik untuk tarif parkir maupun retribusi lainnya," jelasnya.
Baca Juga: Hadapi Waanal Brothers FC, Persiba Bantul Wajib Menang untuk Amankan Posisi Klaseme
Dia berharap, kunjungan wisata selama libur akhir tahun ini dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian masyarakat lokal. Khususnya pelaku usaha kecil dan menengah di sektor pariwisata.
Sepanjang 2024, pihaknya mencatat jumlah kunjungan mencapai 3.177.360 wisatawan. Atau setara 102,50 persen dari target. Sedangkan PAD sektor pariwisata mencapai Rp 31 miliar atau 109,13 persen dari target Rp 29 miliar. (ndi/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita