GUNUNGKIDUL – Si jago merah melahap habis toko sembako milik warga di Padukuhan Asem Lulang, Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Ponjong, Gunungkidul, Jumat (27/12) sekitar pukul 02.30. Pemilik toko bernama Suharno (62) warga setempat mengalami kerugian mencapai Rp 20 juta akibat insiden kebakaran yang menimpa tokonya itu.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul Sumadi mengungkapkan, peristiwa bermula salah satu warga mendengar suara ledakan dari dalam toko. "Mendengar ledakan dari dalam toko, warga segera memberitahu Suharno yang saat itu sedang beristrahat di rumahnya," ujar Sumadi.
Namun, lanjut Sumadi, barang-barang mudah terbakar di dalam toko membuat api cepat membesar. Pihaknya mendapatkan laporan setengah jam setelah kobaran api yang sudah membesar sekitar pukul 03.15.
Baca Juga: Baznas Purworejo Kumpulkan Dana ZIS Rp 7,94 Miliar di 2024, Sudah Ditasarufkan Rp 7,63 Miliar
"Api berhasil padam 30 menit setelah pemadam kebakaran tiba ke lokasi kejadian, api melahap habis puluhan tabung gas yang dan kebutuhan pokok yang dijual," ucapnya.
Kerusakan juga meliputi jaringan listrik di area tersebut. Total kerugian sementara ditaksir mencapai Rp 20 juta. Proses pendinginan juga dilakukan untuk memastikan tidak ada potensi api kembali menyala.
Kepala UPT Pemadam Kebakaran BPBD Gunungkidul Handoko mengatakan, api berhasil dipadamkan pada pukul 03.45. Pemadaman dibamtu oleh masyarakat dan kepolisian. Pihaknya mengimbau warga untuk selalu berhati-hati dan memastikan instalasi listrik. Hal itu sebagai upaya agar kejadian serupa tidak terjadi lagi. Namun begitu, hingga saat ini belum diketahui pasti penyebab kebakaran yang menghanguskan bangunan toko sembako milik warga itu. (ndi/pra)
Editor : Heru Pratomo