Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Buat Pos Pam, Polres Gunungkidul Pastikan Parkir Gereja Tak Ganggu Lalu Lintas

Andi May • Sabtu, 21 Desember 2024 | 05:43 WIB

 

   Gereja Santo Petrus Kanisius Wonosari, Gunungkidul, Jumat (20/12).
  Gereja Santo Petrus Kanisius Wonosari, Gunungkidul, Jumat (20/12).
 

 

 

GUNUNGKIDUL - Polres Gunungkidul memastikan pengamanan ekstra ketat pada lima gereja besar di Gunungkidul saat pelaksanaan ibadah Natal 2024 nanti.

Kapolres Gunungkidul AKBP Ary Murtini mengungkapkan, fokus utama pengamanan yakni Gereja Santo Petrus Kanisius Wonosari, Gereja Kristen Jawa Wonosari, Gereja Santo Yusuf Bandung Playen, Gereja Kristen Jawa Wiladeg Karangmojo, dan Gereja Santo Petrus Paulus Kelor Karangmojo.

“Kami telah melakukan berbagai persiapan, termasuk membagi personel untuk ditempatkan di lima Pos Pengamanan (Pos Pam) khusus di gereja-gereja besar,” ujar AKBP Ary Murtini, Jumat (20/12).

Pengamanan akan dimulai sejak 21 Desember 2024. Dalam pelaksanaannya, setiap Pos Pam di gereja besar akan dijaga oleh 11 personel yang bekerja secara bergantian dalam dua sif. Hal ini dilakukan untuk memastikan pengawasan berjalan selama 24 jam tanpa mengurangi kualitas pengamanan.

Personel kepolisian ditugaskan untuk berbagai hal. Termasuk menjaga keamanan di dalam dan sekitar gereja, mengatur lalu lintas, membantu penyeberangan jemaat, serta memastikan parkir tertata dengan baik agar tidak mengganggu pengguna jalan lain.

“Selain itu, pemeriksaan barang bawaan jemaat juga menjadi bagian penting dari pengamanan ini,” jelasnya.

Terkait pemeriksaan barang bawaan, AKBP Ary menegaskan, prosedur ini dilakukan secara humanis dan melibatkan kerja sama dengan panitia keamanan gereja, Satpol PP, serta Banser. Pemeriksaan dilakukan secara selektif untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. "Langkah ini bukan untuk mengekang, melainkan memastikan keselamatan bersama,” tambahnya.

Selain pengamanan reguler, Polres Gunungkidul juga bekerja sama dengan Brimob Polda DIJ untuk melakukan sterilisasi lima gereja besar pada 23 Desember 2024. Tim Penjinak Bom (Jibom) akan turun langsung untuk memeriksa area gereja guna memastikan tidak ada ancaman yang membahayakan jemaat selama ibadah.

Sterilisasi hanya dilakukan di lima gereja besar karena banyaknya jumlah jemaat, mencapai lebih dari 1.000 hingga 1.600 orang di setiap gereja. “Sementara itu, untuk 106 gereja lainnya dan 26 kapel yang lebih kecil, pengamanan disesuaikan dengan jumlah jemaat yang hadir,” tuturnya.

Untuk pengaturan lalu lintas, lanjut Ary, terutama untuk gereja-gereja yang berada di pinggir jalan utama. Pihaknya mengutamakan kenyamanan jemaat dalam beribadah, tetapi juga tidak boleh melupakan hak pengguna jalan lainnya. Oleh karena itu, personel akan membantu mengatur arus lalu lintas dan penataan parkir.

Ary menegaskan, sinergi antara polisi dan berbagai elemen masyarakat sangat penting dalam menjaga kelancaran dan kenyamanan ibadah Natal di Gunungkidul.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Semua pihak, baik panitia gereja, pemerintah daerah, maupun elemen masyarakat lainnya, harus berperan aktif demi terciptanya situasi yang aman, nyaman, dan kondusif selama ibadah Natal,” tuturnya.(ndi/pra)

Editor : Heru Pratomo
#kristen #polres #Ibadah Natal #wonosari #Gunungkidul #pos pam #Playen #gereja #AKBP #Karangmojo