GUNUNGKIDUL - Polres Gunungkidul mulai memetakan titik-titik rawan kepadatan arus lalu lintas selama Libur Natal dan Tahun Baru 2025 mendatang. Sebanyak 369 personel dikerahkan dalam Operasi Lilin Progo guna menciptakan kondusifitas, aman dan nyaman kepada masyarakat.
Kapolres Gunungkidul AKBP Ary Murtini mengatakan, menyiapkan tim ganjal ban memiliki peran khusus untuk membantu kendaraan yang kesulitan menanjak, terutama di jalur tanjakan yang rawan macet.
"Kami tempatkan di Jalan Jogja-Wonosari, mengingat titik tersebut memiliki tanjakan serta berpotensi macet pada momen libur Nataru nanti," jelasnya, kepada awak media, Selasa (17/12).
Ary memastikan, tim urai maupun tim ganjal ban tidak dipungut biaya apapun dalam menjalankan penugasannya. Masyarakat dapat melaporkan apabila kendaraan tidak dapat menanjak.
Selain itu personel yang disiapkan akan ditempakan di berbagai lokasi strategis seperti gereja, pusat perbelanjaan, pemukiman warga, terminal dan desntinasi wisata. "Untuk titik-titik rawan macet kami telah menempatkan personel di Pos Tugu Selamat Datang Patuk, Bundaran Tugu Tobong Siyono, Pos Baron, Pospam Tepus dan Pospam Girisubo," ujar Ary
Personel, lanjut Ary, akan bertugas memantau arus lalu lintas serta mengantisipasi kepadatan kendaraan masuk maupun keluar Gunungkidul. Di setiap pos pengamanan juga melibatkan jajaran Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, TNI, PLN hingga Banser. Total personel gabungan mencapai 627 personel.
Dinas Perhubungan (Dishub) Gunungkidul memprediksi peningkatan mobilitas kendaraan yang akan melintas di Gunungkidul sebesar 15 persen lada libur Nataru mendatang. Berdasarkan data Nataru 2024 lalu, jumlah kendaraan masuk sekitar 200.618 kendaraan, yang keluar 169.608 kendaraan.
Kepala Dishub Gunungkidul Irawan Jatmiko menyampaikan, pihaknya juga bakal memriksa bus-bus di setiap terminal yang layak jalan. Serta penyisiran bus-bus di lokasi wisata untuk memastikan kendaraan dalam kondisi aman.
"Untuk mengantisipasi agar bus dalam kondisi sehat, kami juga akan melakukan rampchek pada bus-bus wisata yang masuk ke Gunungkidul " ujar Irawan.
Selain itu, pihaknya juga akan menerjunkan personel untuk mengantisipasi kemacetan pada jalur-jalur yang diprediksi akan terjadi peningkatan kendaraan. (ndi/pra)
Editor : Heru Pratomo