GUNUNGKIDUL - Bentrokan antarremaja di Jalur Jalan Lingkar Selatan (JJLS) Planjan, Kapanewon Saptosari, Gunungkidul mengakibatkan satu orang terluka parah, Sabtu (16/11) siang. Jajaran Polsek Saptosari mengamankan, 11 remaja yang terlibat dalam bentrokan tersebut. Satu orang diantaranya harus menjalani perawatan rumah sakit akibat luka.
Kapolsek Saptosari AKP Suyanto mengatakan, bentrokan melibatkan remaja setempat dan gerombolan remaja lainnya yang hendak berlibur ke salah satu wisata pantai di Gunungkidul."Awalnya gerombolan remaja berjumlah 7 orang menggunakan sepeda motor dari Bantul hendak mendak menuju pantai selatan, kemudian bertemu dengan lima orang remaja di lokasi kejadian," ujar Suyanto kepada awak media, Minggu (17/11).
Saat kedua gerombolan remaja itu berpapasan, salah satu dari mereka melemparkan batu tepat hendak memancing keributan. Merasa tidak terima, bentrokan kemudian pecah antara kedua tersebut.
Warga sekitar yang melihat kejadian itu berupaya melerai pertikaian kedua gerombolan itu. Namun, salah satu remaja dilaporkan terluka parah, sedangkan remaja lainnya berhasil kabur menggunakan sepeda motor."Semua yang terlibat dalam bentrokan telah kami amankan, korban luka awalnya dirawat di RSUD Saptosari lalu dirujuk ke RS Bethesda Yogyakarta, rata-rata merupakan pelajar SMP," jelasnya.
Suyanto menyebut, korban luka akibat terkena lemparan batu tepat di bagian kepala. Selain para remaja tersebut, kepolisian mengamankan telepon genggam dan sepeda motor."Tidak ada senjata tajam, alat yang digunakan untuk melukai adalah batu, kami juga telah meminta keterangan para remaja dan juga orang tua masing-masing," lanjutnya.
Suyanto juga menerangkan, bentrokan dipicu lemparan batu tanpa ada motif yang jelas dari aksi tersebut. Menurutnya, gerombolan remaja itu secara sengaja melempar batu ke sembarang orang."Para remaja telah kami kembalikan ke orang tuanya masing-masing, namun demikian akan kami panggil kembali untuk penindakan lebih lanjut," tandasnya. (ndi)
Editor : Din Miftahudin