GUNUNGKIDUL - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul menargetkan 80 persen partisipasi pemilih pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 nanti. Berbagai persiapan yang telah dilakukan untuk suksesnya penyelenggaraan Pilkada serentak pada 27 November nanti. Mulai dari menyiapkan logistik yang memadai, memastikan warga mendapatkan hak pilih, hingga simulasi.
Ketua KPU Gunungkidul Asih Nuryanti mengatakan, pihaknya telah menggelar simulasi pemungutan suara di Balai Kalurahan Karangduwet, Kapanewon Paliyan, Gunungkidul, Sabtu (9/11). "Alhamdulillah berjalan lancar, secara teknis simulasi berjalan sama dengan penyelenggaraan pada pemungutan suara nanti," ujar Asih.
Disampaikannya, sekitar 200 warga yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) dilibatkan dalam simulasi tersebut. Peserta menjalani seluruh tahapan pemungutan suara mulai dari mengisi daftar hadir, menerima surat suara, mencoblos di billik hingga menerima tanda tinta pada jari.
Pihaknya juga melibatkkan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) agar dapat memantau dan memahami jalannya proses pemungutan suara. Selain itu juga, hal-hal penting yang diperhatikan seperti kesesuaian tata letak Tempat Pemungutan Suara (TPS), kesiapan logistik serta kelancaran proses penyelenggaran pemungutan suara. "Dengan jumlah DPT yang mencapai 612.421 orang yang tersebar di 1.355 TPS, kami menargetkan partisipasi pemilih mencapai 80 persen," tuturnya.
Melalui simulasi tersebut,pihaknya berharap semua potensi kendala bisa teratasi, penyelenggaraan berjalan lancar, aman dan sesuai regulasi. (ndi/din)
Editor : Din Miftahudin