Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pemkab Gunungkidul Terbitkan SE Gerakan Bersih Kali dan Luweng Cegah Banjir saat Musim Penghujan

Andi May • Sabtu, 26 Oktober 2024 | 15:30 WIB

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gunungkidul Hary Sukmono
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gunungkidul Hary Sukmono
 

GUNUNGKIDUL - Dalam rangka mencegah bencana banjir saat musim hujan melanda, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul menerbitkan Surat Edaran (SE) tentang gerakan bersih kali dan luweng. SE dengan Nomor 39 Tahun 2024 ditandatangani langsung oleh Plt Bupati Gunungkidul Heri Susanto.

Jajaran RW, RT, dan kelompok pemerhati bersama masyarakat diminta untuk memastikan kebersihan saluran air. Baik di kali, luweng dan saluran air lainnya. Hal itu dinilai penting demi mencegah terjadinya penumpukan sampah yang dapat menyumbat aliran air dan menyebabkan bencana banjir.

"Kami mengimbau agar masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan sekitar. Tidak hanya dengan membersihkan kali, tetapi juga dengan tidak membuang sampah sembarangan," ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gunungkidul Hary Sukmono kepada awak media, Jumat (25/10/2024).

Pihaknya juga menyediakan fasilitas pelaporan daring bagi masyarakat untuk memantau dan melaporkan kegiatan Gerakan Bersih Kali dan Luweng di wilayah masing-masing melalui platform daring di tautan https://bit.ly/Gerakanbersihkali_GK2024.

Harapannya, sistem ini dapat memudahkan pemantauan dan memastikan kegiatan bersih-bersih berlangsung secara berkesinambungan. "Gerakan bersih kali dan luweng akan selalu kami pantau, apalagi sekarang sudah memasuki musim penghujan, semoga menjadi perhatian masyarakat," ucapnya.

Ketua Program Kali Bersih Sukardi mengatakan, menjelang musim penghujan, pihaknya bersama masyarakat telah melakukan kegiatan pembersihan di Kali Pancuran, Siraman, Wonosari.

"Tumpukan sampah yang kami dapatkan dari kali lebih dari lima dump truck," ujar Sukardi.

Dia menuturkan, masyarakat memberikan dukungan penuh dalam aksi bersih kali ini dengan menyediakan alat berat. Berupa ekskavator untuk mempermudah proses pengerukan sampah.

"Penyisiran sampah pada aliran kali sepanjang kurang lebih 100 meter, diangkut menggunakan alat berat," tuturnya.

 

Lebih lanjut, Sukardi menambahkan bahwa pengerukan kali ini tidak hanya berdampak pada kebersihan aliran air tetapi juga berfungsi sebagai langkah mitigasi bencana.

“Dengan membersihkan kali dan saluran air, kita semua turut berperan dalam mencegah banjir dan melindungi lingkungan,” tandasnya. (ndi/eno)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#gerakan bersih kali dan luweng #menerbitkan #Surat Edaran #Pemkab Gunungkidul