RADAR JOGJA - Pemkab Gunungkidul telah menyiapkan 1.000 tangki air bersih untuk kemarau hingga Oktober. Namun jumlah ini ternyata tidak mencukupi. Sebab saat ini, sudah ada 672 tangki yang didistribusikan.
"Sebelumnya kami merencanakan (menambah, Red) 300 tangki. Namun melihat kondisi saat ini sepertinya bakal kami tambah 300 lagi, jadi total 600,” beber Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul Purwono Senin (19/8).
Dia merinci, air bersih yang disalurkan ke 18 kalurahan wilayah Gunungkidul mencapai 3,3 juta liter. Dimanfaatkan sekitar 15.000 kepala keluarga (KK) atau mencapai 50.000 jiwa.
Seluruhnya, berasal dari delapan kapanewon. Yakni Girisubo, Panggang, Rongkop, Saptosari, Tepus, Karangmojo, Nglipar, dan Ponjong.
Purwono mengakui, bantuan air bersih yang disalurkan bukanlah penanganan jangka panjang. Masyarakat pun diminta bijak untuk menggunakan air bersih. Selain itu, BPBD juga mengusulkan pengerjaan perpipaan untuk dipercepat. “A kan menjadi solusi jangka panjang," tuturnya. (ndi/eno)