RADAR JOGJA - Angka pengangguran di Gunungkidul sebesar 2,09 persen. Namun, jumlah itu paling terkecil di DIY. Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi, UKM dan Ketenagakerjaan (DPKUKMTK) Gunungkidul Supartono menyebut, mayoritas pengangguran merupakan lulusan SMA atau kejuruan.
Di Gunungkidul, jumlah peserta didik yang telah lulus lebih banyak dibandingkan dengan ketersediaan lapangan kerja. Tetapi, tidak sedikit juga lulusan SMA atau SMK melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Sementara yang lainnya, pemkab akan membimbing agar dapat berwirausaha.”Kami mengoptimalkan kegiatan pelatihan kerja melalui Balai Latihan Kerja (BLK) dan itu selalu kami sosialisasikan ke masyarakat," jelasnya.
Sebagai upaya mengurangi tingkat pengangguran ini, pemkab menggandeng 25 perusahaan swasta menggelar Job Fair selama dua hari di GOR Siyono,pada 14 - 15 Agustus. Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan dalam rangka memperingati HUT ke 79 Kemerdekaan Indonesia.”Ada ratusan lapangan kerja. Semoga para pelamar dapat segera diterima oleh perusahaan," jelasnya.
Tak hanya itu, tujuh perusahaan swasta yang dihadirkan siap mengakomodasi penyandang disabilitas. Dengan kegiatan job fair, diharapkan dapat membantu perusahaan untuk menemukan tenaga kerja yang sesuai dengan kriteria yang diinginkan.
Bupati Gunungkidul Sunaryanta, menekankan pentingnya persiapan sumber daya manusia dalam menghadapi tantangan dunia kerja saat ini. Menurutnya, generasi muda harus mempersiapkan diri dengan pengetahuan dan keterampilan yang memadai. "Hanya dengan bekal yang cukup, mereka akan mampu bersaing dan berkarya secara nyata di perusahaan-perusahaan yang ada," katanya.
Bupati juga menyoroti sekitar 67persen penduduk Gunungkidul berada dalam usia produktif (15-64 tahun). Namun banyak di antara mereka yang masih menghadapi berbagai persoalan dalam mencari pekerjaan. Oleh karena itu, pemerintah bersama masyarakat harus bekerja sama untuk mempersiapkan kualitas sumber daya manusia.”Agar dapat bersaing di pasar kerja yang semakin kompetitif," tandasnya. (ndi/din)
Editor : Satria Pradika