RADAR JOGJA - Surat rekomendasi DPP Partai Amanat Nasional (PAN) terkait pengusungan bakal calon kepala daerah telah keluar. Nama Bupati Petahana Gunungkidul Sunaryanta bersanding dengan kader internal Mahmud Ardi Widanto mencuat sebagai pasangan calon yang akan diusung pada Pilkada Gunungkidul 2024.
Surat rekomendasi itu ditandatangani langsung Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan. Rekomendasi memutuskan pasangan Sunaryanta-Mahmud Ardi maju sebagai calon bupati dan wakil Bupati Gunungkidul untuk periode lima tahun ke depan.
Sekretaris DPD PAN Gunungkidul Anwarudin mengatakan, pasangan Sunaryanta dan Ardi dipastikan menggunakan kendaraan PAN untuk berkonstestasi dalam pilkada. "Tinggal menunggu deklarasi. Untuk waktunya belum tahu kapan," ujarnya saat dikonfirmasi, kemarin(12/8).
Namun PAN hanya memiliki lima kursi di legislatif, sehingga tidak memenuhi persyaratan untuk mengusung pasangan calon sendiri. Kendati begitu, pihaknya gencar melakukan penjajakan koalisi terhadap partai politik lainnya.
Anwar menyebut, pihaknya tengah melakukan komunikasi politik dengan PKB dan Golkar. "Insya Allah kami pasti dapat mitra koalisi, sebab kami tidak bisa mengusung sendiri," jelasnya.
Kekuatan Sunaryanta terkait survei yang telah dilakukan PAN menjadi alasan partainya mengusung incumbent pada pertarungan bakal calon kepala daerah nanti. Keputusan pengusungan bakal calon merupakan hasil koordinasi internal PAN dari tingkat kabupaten, provinsi dan pusat.
Dia juga mengakui, dalam beberapa waktu terakhir petahana dan Mahmud Ardi semakin intens menjalin komunikasi untuk menyatukan gagasan mengenai kemajuan Gunungkidul ke depan.
"Kepada kami Pak Sunaryanta mengatakan berkenan untuk diusung oleh PAN, atas itulah surat rekomendasi diterbitkan," jelasnya.
Zulkifli Hasan juga berpesan, untuk tingkat Pilkada Gunungkidul dapat dimenangkan oleh pasangan calon yang diusung PAN. "Pesan ketum harus menang. Yah, kami pasti optimistis akan hal itu. Kami berharap dapat membangun mitra koalisi sebanyak empat parpol," imbuhnya.
Editor : Satria Pradika