Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Innalillahi...Hilang 48 Jam di Pantai Sadeng Gunungkidul, Triyono Ditemukan Sudah Tak bernyawa

Andi May • Senin, 29 Juli 2024 | 18:30 WIB

 

Tim SAR Temukan Jasad Nelayan yang Hilang di Pantai Sadeng Gunungkidul
Tim SAR Temukan Jasad Nelayan yang Hilang di Pantai Sadeng Gunungkidul
GUNUNGKIDUL, RADAR JOGJA - Operasi pencarian oleh tim SAR terhadap nelayan bernama Triyono (34) yang hilang di Pantai Sadeng, Gunungkidul membuahkan hasil. Namun, ditemukan terapung dalam kondisi tak bernyawa.

Triyono, warga Kalurahan Songbanyu, Girisubo merupakan salah satu dari tiga anak buah kapal yang terbalik akibat terhantam ombak di perairan depan tebing Ngrongkong Pantai Sadeng, Gunungkidul, Sabtu (27/7) lalu.

Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi 1 Sunu Handoko mengatakan, penemuan jenasah Triyono pertama kali ditemukan oleh warga yang sedang ikut melakukan pencarian pada Minggu, (28/7) malam.

"Dari atas tebing di tempat kejadian perkara (tkp), warga melihat ada sesuatu yan mengapung lalu bergegas melaporkan ke kami," ujar Sunu Handoko kepada awak media, Senin (29/7).

Mendengar laporan tersebut, Tim SAR dan rombongan nelayan setempat meluncur ke tkp dan menemukan sesuatu yang mengapung itu. Benar saja, benda yang terapung itu merupakan jasad manusia yang sudah tidak bernyawa.

"Jenasah kemudian dievakuasi menggunakan kapal dan didaratkan di dermaga Pantai Sadeng," ucapnya.

Jasad manusia tak bernyawa tersebut dilarikan ke puskesmas setempat lalu dilakukan autopsi oleh petugas medis untuk mengetahui identitas jenasah tersebut. Hasil pemeriksaan medis membenarkan bahwa jasad tersebut merupakan Triyono yang telah hilang selama 48 jam.

"Setelah itu jenasah dibawa ke rumah duka untuk selanjutnya diserahkan ke pihak keluarga," ucapnya.

Sunu Handoko menerangkan, kronologis dari insiden kecelakan laut itu menimpa tiga orang nelayan bernama Sugi (28), Triyono (34) dan Faisal (25). Mereka saat itu sedang menjarig lobster di perairan depan tebing Ngrongkong, Pantai Sadeng.

"Kapal mereka terhantam ombak hingga akhirnya terbalik, dua orang selamat bernama Sugi dan Faisal. Sedangkan, Triyono hilang saat kejadian itu," jelas Sunu.

Dua nelayan yang selamat dalam kondisi lemas dan memerlukan bantuan medis. Keduanya dilarikan ke Rumah Sakit Maguhan, Pacitan, Jawa Tengah.

"Kondisi keduanya kini semakin membaik," terangnya.

Operasi pencarian terhadap korban Triyono melibatkan Tim SAR, Polairud dan para nelayan setempat. Pihaknya membagi dua tim untuk melakukan penyisiran di daratan dan di perairan.

"Dengan ditemukannya jasad Triyono, operasi pencarian SAR Gabungan ditutup," pungkasnya. (ndi)

Editor : Bahana.
#tim sar #Yogyakarta #Gunungkidul #Pantai Sadeng