Dari Video amatir yang beredar memperlihatkan dua orang WNA itu mendatangi kios milik Sugini sempat viral di media sosial.
Beruntung, Sugini belum sempat menjadi korban usai tetangganya menghampiri dua WNA tersebut.
Kepada awak media, Sugini mengatakan, dirinya didatangi dua orang bule yang yang hendak menukarkan uang di warung miliknya yang berlokasi di pinggir Jalan Jogja - Wonosari, Kalurahan Gading, Playen, Gunungkidul, Rabu (17/7) siang kemarin.
"Mau tukar uang Rp 50 ribu dua lembar dengan uang Rp 100 ribu yang lama kata bule itu," ujar Sugini saat ditemui di warungnya, Kamis (18/7).
Dua bule langsung masuk ke dalam warung tanpa sepengatahuan dirinya. Kedua bule itu lantas meminta untuk menukarkan uang kepada Sugini.
Namun, permintaan dua bule itu tidak dapat dipenuhi oleh Sugini.
"Saya bilang tidak ada uang, tiba-tiba tetangga saya datanglalu meneriaki bahwa bule itu pembohong," ucapnya.
Sugini mengungkapkan, tetangganya memberitahu bahwa bule tersebut telah viral dan sering kali melakukan aksi penipuan.
Usai mendapatkan teriakan dari warga, dua bule lantaskan meninggalkan warung milik Sugini.
"Mereka (dua WNA) datang ke sini menggunakan mobil berwarna putih, plat mobil juga telah diburamkan," ucapnya.
Aksi penipuan dengan modus menukar uang yang dilakuakn dua WNA sebelumnya pernah menimpa tiga orang warga di Kapanewon Panggang dan Saptosari.
Kedua WNA berhasil membawa kabur uang milik warga senilai Rp 2,4 juta.
Jajaran Polsek Panggang dan Saptosari tengah melakukan penyelidikan terhadap dua WNA mencurigakan itu.
Kapolres Gunungkidul AKBP Ary Murtini mengatakan, aksi penipuan dengan modus tukar uang di sejumlah wilayah itu diduga dilakukan oleh orang yang sama, yakni dua WNA tersebut.
"Kami saat ini tengah melakukan penyelidikan atas informasi yang kami terima, mereka (dua WNA) diduga sengaja memburamkan plat mobil agar sulit diketahui," ujar Ary.
Dia juga telah meminta jajarannya hingga tingkat kamtibmas untuk mengawasi WNA yang mencurigakan agar aksi peniputan tidak dapat terjadi lagi.
"Dari informasi yang kami terima, warga yang mengalami kerugian akibat aksi penipuan terjadi di Kapanewon Panggang dan Saptosari," tandasnya.
Editor : Bahana.