Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Lulus Sekolah, Sebanyak 27 Siswa SMK Muhammadiyah 1 Playen Langsung Direkrut Perusahaan

Gunawan RaJa • Rabu, 10 Juli 2024 | 18:38 WIB
Lulusan SMK Muh 1 Playen saat persiapan pemberangkatan ke tempat kerja mereka di wilayah Demak, Jawa Tengah pada Senin (8/7/2024)  (Gunawan/Radar Jogja)
Lulusan SMK Muh 1 Playen saat persiapan pemberangkatan ke tempat kerja mereka di wilayah Demak, Jawa Tengah pada Senin (8/7/2024) (Gunawan/Radar Jogja)

GUNUNGKIDUL - Persaingan dunia kerja saat ini cukup ketat.

SMK Muh 1 Playen berkomitmen untuk menyiapkan lulusan terbaik agar dapat disalurkan ke sejumlah perusahaan besar.

Bursa Kerja Khusus (BKK) Mentari SMK Muhammadiyah 1 Playen Agus PW mengatakan, selama ini sudah banyak para alumni yang bekerja ke sejumlah perusahaan.

"Senin lalu kami mengirim 27 siswa ke PT Polytron Sayung," kata Agus PW pada Rabu (10/7/2024).

Mereka akan bekerja sebagai operator produksi di wilayah Demak.

Dalam pemberangkatannya, pihak sekolah melakukan pendampingan.

"Kami juga saling berkomunikasi baik dengan perusahaan maupun para alumni yang bekerja di sana," ujarnya.

Kata Agus, proses rekruitmen bekerja di perusahaan diawali dengan seleksi data pribadi siswa, psikotes dan wawancara.

Dari pendaftaran peserta seleksi sebanyak 100 canaker (calon tenaga kerja), terseleksi sebanyak 52 canaker. 

"Selanjutnya mereka yang lulus ikut seleksi psikotes dan wawancara."

"Akhirnya yang lulus diterima di PT Polytron sebanyak 27 anak," ungkapnya.

Baca Juga: Selama Setahun, Prevalensi Stunting di Kota Jogja Hanya Turun 1,2 Persen, Ini Langkah Antisipasi Pemkot Jogja

Sementara itu, Ketua BKK Mentari SMK Muhammadiyah 1 Playen Rismi Wahyuni, S. PD berharap lulusan yang diterima bekerja memberikan kemampuan terbaiknya.

"Alhamdulillah, kami pengurus BKK sangat senang karena anak anak setelah lulus ini langsung bisa bekerja," kata Rismi Wahyuni.

Menurutnya, upaya sekolah untuk menyiapkan lulusan terbaik selama ini dilakukan secara optimal.

Sedikit banyak, penyaluran tenaga kerja melalui jalur sekolah bisa mengurangi angka pengangguran di Gunungkidul.

"Bagi yang belum berhasil mengikuti seleksi, mohon bersabar karena masih ada kesempatan di lain waktu," ucapnya. (gun)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#kerja #Gunung Kidul #Gunungkidul #Muhammadiyah #angkatan