Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Stroke Kambuh di Tanah Suci, Satu Jamaah Haji Asal Gunungkidul Belum Pulang

Andi May • Senin, 8 Juli 2024 | 21:06 WIB

 

Rombongan jamaah haji kloter 52 SOC tiba di Kabupaten Gunungkidul, Minggu (7/7) malam.
Rombongan jamaah haji kloter 52 SOC tiba di Kabupaten Gunungkidul, Minggu (7/7) malam.
GUNUNGKIDUL - Seorang jamaah haji bernama Samidi (79) asal Kapanewon Panggang, Gunungkidul dilaporkan belum pulang ke Indonesia lantaran harus dirawat insentif di rumah sakit Kota Jeddah, Arab Saudi.

Samidi tergabung di rombongan jamaah haji Kloter 52 SOC asal Gunungkidul.

Penyakit stroke kambuh saat menjalani proses ibadah hajid di Arofah, Sabtu (15/6) lalu.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Gunungkidul Sa'ban Nuroni mengatakan, sebanyak 319 orang yang tergabung dalam Kloter 52 SOC telah tiba ke di Bumi Handayani pada Minggu (7/7) malam.

"Terdiri dari 315 jamaah haji asal Gunungkidul, dan empat orang lainnya mutasi dari daerah lain. Ada satu orang bernama Samidi belum pulang karena masih di rawat di Kota Jeddah," ujar Sa'ban kepada awak media, Senin (8/7).

Sa'ban mengatakan, Samidi memiliki riwayat penyakit stroke sehingga harus mendapatkan penanganan medis.

Penyakit yang bersangkutan kambuh saat menjalankan proses ibadah haji di Arofah.

Saat bersama rombongan, Samidi tiba-tiba melemah dan dilarikan ke Klinik Kesehatan di Arofah.

Tak kunjung membaik, sehingga dirujuk ke rumah sakit yang berada di Kota Jeddah.

"Yang bersangkutan sempat koma, informasi terakhir yang kami peroleh bahwa kondisinya sudah stabil," ucapnya.

Namun, Samidi hingga saat ini masih belum dapat berkomunikasi seperti biasa.

Dia dijadwalkan pulang ke tanah air mengikuti rombongan jamaah haji lainnya.

Sa'ban juga menyebut, Samidi sudah berada di rumah sakit hampir sebulan lamanya. Oleh petugas kesehatan, kondisi Samidi dinyatakan belum layak untuk terbang.

"Masih terus dipantau oleh petugas kesehatan Indonesia, puncak ibadah haji yang bersangkutan terpaksa diwakili, yang paling penting bisa wuquf di Arofah," ungkapnya.

Mengenai kondisi Samidi di Tanah Suci, kata Sa'ban, telah diketahui oleh pihak keluarga. Petugas kesehatan di Jeddah rutin menginformasikan kondisi pemulihan Samidi.

"Hari ini kami akan menyambangi rumah keluarga untuk memberitahu terkait kondisi dan rangkaian ibadah haji yang telah dilakukan oleh Samidi," jelasnya.

Secara keseluruhan, jamaah haji kloter 52 SOC yang telah balik ke Tanah Air dalam kondisi sehat. Rombongan bertolak dari Tanah Suci ke Indonesia pada Sabtu, (6/7) kemarin. 

Editor : Bahana.
#Gunungkidul #jamaah haji #stroke #ibadah haji