Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Gunungkidul Tetap Andalkan PAD dari Pariwisata Setengah Tahun dari Target Rp 28 Miliar, Sudah Tercapai Rp 16 Miliar

Andi May • Kamis, 4 Juli 2024 | 01:15 WIB

Objek wisata Pantai Ngobaran, Kalurahan Krambil Sawit, Kapanewon Saptosari, Gunungkidul.Andi May/Radar Jogja 
Objek wisata Pantai Ngobaran, Kalurahan Krambil Sawit, Kapanewon Saptosari, Gunungkidul.Andi May/Radar Jogja 
 


 

RADAR JOGJA – Sampai pertengahan 2024 ini, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Gunungkidul sari sektor pariwisata telah Rp 16 miliar. Nilai tersebut melebihi 50 persen dari target PAD sebesar Rp 28 Miliar sampai Desember nanti. 


Belasan miliar rupiah tersebut diperoleh dari jumlah kunjungan pada di objek-objek wisata di Bumi Handayani. Wisata Pantai Selatan mendominasi angka kunjungan selama beberapa bulan terakhir.


Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul mencatat, sebanyak 1,5 juta orang mengunjungi wisata-wisata di Gunungkidul. Baik dari luar daerah maupun masyarakat lokal. 


Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Dispar Gunungkidul Supriyanta mengatakan, pihaknya menargetkan 2,6 juta kunjungan objek-objek wisata. 


"Untuk pos retribusi kawasan Pantai Baron dan sekitarnya, sekarang tercatat sudah 172 ribu kunjungan dengan PAD Rp 2,5 Miliar," ujar Supriyanta, Rabu (3/7). 


Di pos retribusi JJLS, tercatat 161 ribu wisatawan dengan PAD Rp 2,3 Miliar. Pos Timang Purwodadi mencatat 147 ribu kunjungan dengan PAD Rp 1,1 Miliar. Namun, jumlah kunjungan terendah pada objek wisata gua. 


Seperti di Gua Cerme, pengunjung tercatat hanya 410 kunjungan dengan PAD Rp 1,1 Juta. Dikatakannya, lokasi perbatasan antara Bantul dan Gunungkidul menjadi faktor penyebab rendahnya angka kunjungan. "Selain itu, wisata gua merupakan daya tarik wisata minat khusus," tuturnya. 


Dalam meningkatkan kunjungan wisata, pihaknya memiliki berbagai program. Salah satunya, Geopark Night Specta 6.0 yang di Gunung Api Purba Nglanggeran. "Kami berupaya untuk meningkatkan upaya promosi dengan event-event yang digelar akhir tahun ini," ucapnya. 


Pihaknya juga bakal melibatkan biro-biro perjalanan dalam setiap eventnya. Pada September mendatang, pihaknya juga bakal menggelar Gunungkidul Tourism Fest (GTF) yang meliputi pameran produk-produk lokal unggulan dan atraksi kebudayaan. 


Sub Koordinator Objek dan Daya Tarik Wisata Dispar Gunungkidul Aris Sugiantoro, pihaknya berupaya mengejar target PAD dalam enam bulan terakhir. 

"Melalui berbagai program yang sudah berjalan maupun yang sedang direncanakan diharapkan dapat melebihi target PAD Tahun 2024," ujar Aris. (ndi/din)

Editor : Satria Pradika
#Objek Wisata #Pantai Ngobaran #PAD #Gunungkidul #Dispar