Sapi berjenis simental itu tiba-tiba terlepas dari tali yang mengikatnya di pohon, lalu mengamuk berujung kabur ketika melihat temannya sedang disembelih.
Panitia Qurban Masjid Baitussalam Ahmad Yularto menceritakan, peristiwa itu bermula ketika warga setempat hendak menyembelih tiga ekor sapi di masjid.
"Dia (sapi) tiba-tiba mengamuk dan terlepas dari ikatannya ketika kami sedang menyembelih dua temannya," ujar Yularto kepada awak media.
Sontak sapi menerobos pagar besi masjid dan kabur hingga ke jalan raya. Warga yang melihat kejadian itu berlari mengejar sapi hingga masuk ke jalan raya.
Aksi kejar-kejaran sapi dan warga itu sempat membuat arus lalu lintas mengalami kemacetan.Baca Juga: Waduh! Sapi Kurban Lepas hingga Masuk Ring Road Utara, Begini Kronolpginya
"Beberapa warga takut lalu lari menjauh dari sapi itu, sedangkan kami berupaya untuk menangkapnya, bahkan beberapa orang kena seruduk, Alhamdulillah tidak apa-apa," terangnya.
Aksi kejar-kejaran tidak sampai di situ, sapi berhasil lolos dari kepungan warga hingga berlari mengelilingi pekarangan warga kurang lebih 20 kilometer.
Bahkan, sapi berlari sampai ke Kalurahan Siraman.
Dalam pengejaran hewan qurban tersebut, warga bersiasat untuk menggiring sapi hingga ke arah sungai.
Sapi lantas terperosok jatuh ke sungai dan dapat diamankan warga.
"Saat jatuh ke sungai, sapi itu mulai lengah dan akhirnya tertangkap," jelasnya.
Usai tertangkap, sapi kemudian dievakuasi dan diangkut ke mobil pick up.
Setidaknya, butuh waktu tiga jam lamanya untuk bisa menangkap sapi yang kabur itu.
"Kurang lebih delapan orang yang mengejar sapi itu, tertangkap sekitar jam 11 siang, kemudian kami angkut ke mobil langsung dibawa kembali ke masjid," ucapnya.
Sapi yang mengamuk itu berujung disembelih dan dagingnya dibagi-bagikan ke warga setempat.