Razia kendaraan bermotor itu dilakukan oleh jajaran DLH, Dinas Perhubungan dan Satlantas Polres Gunungkidul dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia.
Kepala DLH Gunungkidul Hary Sukmono mengatakan, dalam razia tersebut menargetkan 100 pengendara sepeda motor yang melintasi Jalan Jogja - Wonosari.
"Terjaring 106 kendaraan, 84 kendaraan lulus uji emisi, dan 22 kendaraan tidak lulus," ujar Hary kepada awak media.
Dia menuturkan, uji emisi dilakukan dengan tujuan mengetahui seberapa jauh kepedulian masyarakat terhadap pencegahan polusi udara.
Khususnya penggunaan kendaraan untuk beraktifitas sehari-hari.
"Dan ini juga bagian dari mengedukasi masyarakat untuk bisa memelihara kendaraannya agar polusi yang dihasilkan melebihi baku mutu yang sudah ditentukan," jelasnya.
Dengan edukasi mengenai pencegahan pencemaran polusi udara, lanjut Hary, membuat udara bersih di Kabupaten Gunungkidul dapat terjaga.
Untuk kendaraan yang lulus uji emisi diberikan sticker lulus uji emisi.
"Yang belum lulus kami berikan catatan agar dapat membenahi sepeda motor sehingga emisi bisa memenuhi standar baku mutu yang sudah diatur," ucapnya.
Baca Juga: Waduh! Platform X Secara Resmi Izinkan Penggunanya untuk Mengunggah Konten Dewasa
Lebih lanjut, Hary menjelaskan, pihaknya juga telah mengeluarkan Surat Instruksi Bupati tentang jamuan makan ramah lingkungan atau tidak menggunakan plastik sekali pakai.
"Selain itu, kami juga bersama masyarakat akan melakukan Jumat bersih nantinya dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia," ucapnya.
Di tempat yang sama, salah seorang pengendara sepeda motor Candra Pratama (24) mengaku baru pertama kali terjaring razia uji emisi di Kabupaten Gunungkidul.
"Menurut saya bagus karena untuk mengurangi polusi, saya juga dapat keterangan mengenai polusi yang dihasilkan motor saya," ujar Candra.
Dia juga menuturkan, rutin memperbaiki sepeda motor miliknya agar tidak menghasilkan polusi yang dapat mencemari udara. "Paling rutin ganti oli aja," pungkasnya.
Editor : Bahana.