RADAR JOGJA - Jelang Idul Adha 2024, permintaan pisau daging dan alat sembelih hewan meningkat pesat di Kabupaten Gunungkidul. Ini terjadi karena banyak warga yang akan melakukan penyembelihan dan pemotongan hewan ternak.
Perajin logam atau pandai besi di Karangtengah, Wonosari Rudianto (30) menyebut pada hari-hari biasa, permintaan hanya mencapai 20 sampai 30 pisau atau parang per-bulan. "Tetapi menjelang Idul Adha bisa bisa mencapai 50 per minggu," ujar Rudianto Rabu (15/5).
Menurutnya, peningkatan permintaan sudah biasa terjadi menjelang hari raya Idul Adha setiap tahunnya. Peningkatan akan orderan mulai terlihat sebulan sebelum hari raya Idul Adha.
Harga yang dipatok beragam dan tidaklah mahal. Mulai dari Rp 22.000 sampai Rp 30.000 per biji. Harga menentukan ukuran produk yang dipesan oleh konsumen. "Konsumen bukan hanya di Gunungkidul, melainkan dari seluruh DIY, bahkan Jawa Tengah," imbuhnya.
Rudianto bekerja sendiri saat produksi. Tetapi dia terbantu karena menggunakan alat elektronik untuk membantunya. Seperti blower, mesin penempa besi, dan pompa angin.
Dengan bantuan alat elektronik, produksinya lebih efektif dan efisien. Bahkan dia menjamin produk yang dihasilkan sangat berkualitas dan tentunya tajam.(ndi/din)
Editor : Satria Pradika