Akibatnya, para nelayan yang tengah mencari ikan harus lompat dari kapalnya untuk menyelamatkan diri.
Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Ops 1 Pantai Sadeng Sunu Handoko Bayu Sagara mengungkapkan kronologis peristiwa membahayakan tiga orang nelayan Pantai Sadeng itu.
"Para korban bernama Rofiq,47, Kiki Nova Saputra,31, dan Bayu,25, tengah mencari ikan di perairan Pantai Sadeng," ujar Sunu kepada awak media.
Saat mereka hendak menarik jangkar, tiba-tiba terjadi perubahan gelombang yang cukup tinggi, lalu menghantam kapal mereka sehingga terendam air.
"Mereka hendak menepikan kapalnya, namun kondisi yang tidak memungkinkan, ketiganya memutuskan untuk melompat dari kapal dan berenang dengan benda-benda yang dapat terapung," ungkapnya.
Selang beberapa menit kemudian, pihaknya mendengar laporan mengenai kejadian membahayakan manusia yang diakibatkan gelombang tinggi itu.
Satu unit kapal penyelamatan dikerahkan untuk mengevakuasi ketiga korban. Beruntungnya, ketiganya masih dalam keadaan sadar dan selamat.
"Para korban dievakuasi ke dermaga Pantai Sadeng dalam keadaan selamat dan sehat," pungkasnya.
Editor : Bahana.