Event sport tourisme itu diinisiasi oleh Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul dengan menargetkan long stay atau lama tinggal wisatawan di objek-objek wisata di Bumi Handayani.
Kepala Dispar Gunungkidul Oneng Windu Wardhana mengatakan, Beach and Run terbagi dalam dua kategori yakni lari tujuh kilometer dan tiga kilometer dengan pemandangan indah Pantai Krakal.
"Peserta mayoritas dari Kabupaten Gunungkidul, namun beberapa dari Jawa Tengah yakni Magelang dan Wonosobo," ujar Windu kepada awak media.
Menurutnya, event olahraga lari yang digelar sore hari itu berjalan lancar.
Usai berolahraga peserta juga disuguhkan konser pada malam hari.
"Upaya kami dalam meningkatkan longstay wisatawan di Pantai Krakal, Alhamdulillah semuanya sukses terlaksana," lanjutnya.
Pihaknya menyebut, event sport tourisme itu mendapat kucuran anggaran dari Dana Keistemewaan (Danais) dengan rekomendasi tempat SRS Gunungsewu dan Pantai Selatan.
Pemilihan Pantai Selatan, kata Windu, agar peserta dapat melihat potensi sport tourisme yang ada di Kabupaten Gunungkidul.
Baik dari pemandangan Jalur Jalan Lingkar Selatan (JJLS) dan juga kawasan pasir putih Pantai di Bumi Handayani.
"Meski peserta tidak semua atlet olahraga lari, setidaknya mereka mengetahui lokasi spor tourisme di Kabupaten Gunungkidul atau spot baru untuk berolahraga," jelasnya.
Kegiatan itu juga disambut meriah oleh Bupati Gunungkidul Sunaryanta dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Lengkap dengan sepatu lari dan topi yang dikenakan, orang nomor satu di Gunungkidul itu turut menjadi peserta lari di event tersebut.
"Seluruh OPD saya hadirkan untuk ikut serta, kami berharap dapat kegiatan olahraga seperti ini menjadi agenda rutin," ujar Sunaryanta.
Sunaryanta berharap, Danais dapat kembali memberi dukungan atas event-event sport tourisme yang dapat menghadirkan ribuan wisatawan di Bumi Handayani.
Editor : Bahana.