Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Warga Temanggung Bermain Air Terlalu ke Tengah, Tenggelam Terkena Ombak Pantai Watulawang

Heru Pratomo • Senin, 6 Mei 2024 | 17:40 WIB

Wisatawan tenggelam di Pantai Watulawang dievakuasi di pos Satlinmas Wilayah Operasi II Baron, Minggu (5/5) siang.Dokumentasi Satlinmas Wilayah Operasi II Baron
Wisatawan tenggelam di Pantai Watulawang dievakuasi di pos Satlinmas Wilayah Operasi II Baron, Minggu (5/5) siang.Dokumentasi Satlinmas Wilayah Operasi II Baron
 

RADAR JOGJA - Seorang wisatawan bernama Alvin Dwi Yunianto (25) asal Temanggung, Jawa Tengah (Jateng) dilaporkan tewas akibat tenggelam di perairan Pantai Watulawang, Tepus, Gunungkidul.


Tragedi maut itu terjadi ketika korban sedang berenang lalu terhantam ombak dan terseret arus yang berujung tenggelam, Minggu (5/5) siang.


Sekretaris Satlinmas Wilayah Operasi II Baron Surisdiyanto, mengungkapkan, kronologis peristiwa naas berujung maut yang menewaskan satu orang wisatawan asal Temanggung, Jateng itu. "Korban sedang bermain air bersama rombongan di perairan Pantai Watulawang, posisi korban diduga terlalu ke tengah," ujar Surisdiyanto dalam keterangannya.


Kemudian terjadi ombak besar dan menghantam korban yang mengakibatkan korban terseret arus dan tenggelam. Padahal, kata Surisdiyanto, pihaknya telah berulang kali telah memberi imbauan kepada wisatawan. "Telah kami sampaikan berulang kali untuk tidak bermain air ke tengah, namun tidak dihiraukan," ucapnya.


Mengetahui kejadian membahayakan nyawa manusia, tiga petugas penyelamat berenang hingga ke posisi korban tenggelam. Petugas sempat meraih korban dan meminta bantuan kapal untuk membantu pertolongan dari tengah. "Kami berhasil meraih korban, dan dievakuasi menggunakan kapal, namun korban saat itu sudah tidak sadarkan diri," terangnya.


Kondisi korban yang semakin melemah, membuat petugas melarikan korban ke Rumah Sakit Saptosari. Ironisnya, sesampainya di rumah sakit dokter menyatakan korban sudah meninggal dunia. "Dokter menyatakan korban sudah henti nafas atau meninggal dunia," ungkapnya.


Surisdiyanto menjelaskan, korban meninggal dunia saat di perjalanan menuju ke rumah sakit dikarenakan kondisi korban yang makin melemah usai dievakuasi pascatenggelam. (ndi/pra)

Editor : Satria Pradika
#jateng #Tenggelam #Gunungkidul #Pantai Watulawang #Satlinmas #baron #jawa tengah