RADAR JOGJA - Pembangunan gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Gunungkidul yang baru memasuki tahap akhir. Gedung empat lantai dengan luas 6.000 meter persegi itu memakan anggaran Rp 33 Miliar dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Gunungkidul.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul Rakhmadian mengatakan, gedung baru DPRD Gunungkidul ditargetkan rampung pada akhir Juli mendatang.
"Akan digunakan pada saat pelantikan anggota DPRD yang baru terpilih Periode 2024-2029 Bulan Agustus," ujar Rakhmadian, kemarin (1/5).
Alokasi anggaran yang disiapkan untuk gedung legislatif itu sebesar Rp 42 Miliar dengan realisasi anggaran sebesar Rp 33 Miliar. Setelah proses lelang, ada efisiensi anggaran sebesar Rp 9 Miliar.
Rakhmadian menjelaskan, pekerjaan tambahan yakni ruang interior, rapat paripurna dan front ofice. Pekerjaan interior dan landscape telah memasuki tahap penayangan lelang. "Setidaknya tiga perusahaan yang terlibat mulai pembangunan awal sampai dengan interior dan landscape, anggaran yang kami siapkan untuk interior dan landscape sebesar Rp 3 Miliar," jelasnya.
Diakuinya, ada beberapa ruang yang harus dilakukan pembenahan seperti tangga di ruang rapat paripurna. Tangga atau undak-undakan dinilai tidak sesuai dengan perencanaan awal. "Tapi itu masuk dipekerjaan kami saat pembangunan interior dan landscape," imbuhnya.
Ketua DPRD Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih mengatakan, pembangunan gedung baru itu masih diperlukan pembenahan dan tambahan. Untuk itu, pihaknya akan mengirimkan surat ke bupati agar dapat dibenahi segera oleh kontraktor yang menangani. (ndi/din)