RADAR JOGJA - Sarapan pagi merupakan rutinitas yang yang tidak boleh terlewatkan. Karena pertimbangan tersebut, MIN 4 Gunungkidul memiliki agenda rutin makan sehat bersama di sekolah.
Kepala MIN 4 Gunungkidul Susiyati mengatakan, program sarapan pagi di sekolah diadakan rutin. "Di awali dengan salat Duha, dilanjutkan sarapan sehat bersama dengan membawa bekal dari rumah masing-masing," kata Susiyati Minggu (28/4/2024).
Kegiatan sarapan pagi bersama merupakan program rutin MIN 4 Gunungkidul. Berlangsung setiap Jumat di minggu keempat setiap bulannya. "Tujuan untuk mewujudkan madrasah sehat," ujarnya.
Pembiasaan sarapan pagi bersama mempunyai nilai moral. Yakni tertanamnya karakter pendidikan kepada peserta didik. "Sarapan bersama juga menumbuhkan kebersamaan sesama siswa dan guru MIN 4 Gunungkidul," jelasnya.
Aktivitas sarapan pagi sekaligus dapat menumbuhkan karakter positif pada diri siswa. Seperti peduli, disiplin, tanggung jawab, dan religus.
"Saat sarapan mereka bisa berbagi, tertib dari memulai dan mengakhiri sarapan, bertanggung jawab terhadap sampah dan mempraktikan adab makan sesuai dengan ajaran Islam," bebernya.
Pihaknya berharap, program yang telah berjalan sejak setahun terakhir dapat menanamkan pola hidup sehat bagi siswa. Mewujudkan terbentuknya MIN 4 Gunungkidul sebagai madrasah sehat.
"Siswa juga diberi obat cacing sesuai jadwal dari puskesmas. Kami bekerja sama dengan puskesmas," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Gunungkidul Sa'ban Nuroni mendukung setiap program positif di sekolah. "Kami mengapresiasi kepada satuan pendidikan dibawah Kankemenag Gunungkidul karena terus aktif dalam perkembangan dan memajukan peserta didik," kata Sa'ban. (gun/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita