GUNUNGKIDUL - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Gunungkidul resmi menutup pendaftaran kandidat bupati dan wabup untuk Pilkada 2024 Kabupaten Gunungkidul.
Setidaknya ada 9 nama masuk yang penjaringan partai yang dipimpin Airlangga Hartanto itu dalam konstestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 nanti.
Wakil Ketua Bidang Media dan Penjaringan Opini (MPO) DPD Golkar Gunungkidul Agung Wahyudi menyebut, nama-nama yang telah dikantongi mulai dari petahana hingga pendatang baru dari internal partai berlogo pohon beringin itu.
"Untuk bakal calon bupati yakni petahana Sunaryanta, Heri Susanto, Dadang Iskandar, dan Supriyadi. Sedangkan bakal calon wabup dari yakni Anti Kumala Sari, Sugiyartono, Muhammad Arif Darmawan, Kurniawan Fahmi, dan Heri Nugroho," ujar Agung kepada awak media, Jumat (26/4).
Nama-nama tersebut nantinya akan dikirimkan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar untuk mengikuti tahap selanjutnya yakni survei elektabilitas.
Sebelumnya, DPP Golkar mengirimkan dua surat penugasan kepada dua kandidat yakni Bupati Petahana Sunaryanta dan mantan Rektor UNY Sutrisna Wibawa untuk maju menggunakan kapal Partai Golkar ke Pilkada 2024 Gunungkidul.
"Hingga pendaftaran ditutup, Sutrisna Wibawa tidak mendaftarkan diri ke kantor DPD Golkar Gunungkidul, kemungkinan akan diusung partai lain," ucapnya.
Hal itu juga sempat diungkapkan oleh Ketua DPD Golkar Gunungkidul Heri Nugroho.
Ia mengucapkan Sutrisna Wibawa dimungkinkan tidak menggunakan kapal partai Golkar di Pilkada 2024 Gunungkidul.
"Saya dengar akan merapat ke partai lain, namun saya belum tahu partai mana," ujar Heri Nugroho.
Kendati demikian, pihaknya tetap akan berkonsultasi ke DPP mengenai surat tugas yang telah diterima mantan rektor UNY itu.
"Kami akan berkoordinasi dengan DPP apakah yang mendapatkan surat tugas itu wajib mendaftarkan diri atau tidak, namun begitu semua yang telah mengambil formulir telah dikembalikan ke kami, salah satunya Bupati Petahana Sunaryanta," paparnya. (cr6)
Editor : Amin Surachmad