RADAR JOGJA - Kesehatan reproduksi penting bagi para pelajar. Pengetahuan reproduksi bisa menjadi bekal agar mereka tetap bisa menjaga diri dengan baik dan tidak terjerumus dalam perilaku menyimpang.
Kepala MTs Negeri 5 Gunungkidul Matsalim mengatakan, diskusi tentang kesehatan reproduksi bagi pelajar diharapkan dapat memberikan pemahaman terhadap kondisi tubuh remaja.
"Penyuluhan kesehatan organ reproduksi siswa bekerjasama dengan puskesmas," kata Matsalim kemarin (23/4).
Menurutnya, pemahaman hak atas tubuh sangat dibutuhkan agar remaja bisa menjaga diri. Misalnya, organ tubuh mana saja yang bisa disentuh diri sendiri atau orang lain. "Bekal pengetahuan kesehatan reproduksi sangat penting," ujarnya.
Dengan adanya penyuluhan dari UPT Puskesmas Ngawen II mengenai kesehatan organ reproduksi, pengetahuan siswa bertambah dan paham mengenai kesehatan reproduksi.
"Mengerti bagaimana menjaga kebersihan diri, menjaga pergaulan di masa remaja mereka, serta lebih membentengi diri dengan mengikuti dan melakukan kegiatan yang positif," jelasnya.
Sementara itu, penyuluh kesehatan reproduksi dr Pudy Astuti dan Listiyani mengingatkan kepada peserta didik terutama perempuan. "Di usia kalian yang masih muda, terutama untuk siswi yang sudah mengalami menstruasi untuk lebih berhati-hati dan cerdas menjaga organ reproduksinya," kata Pudy. (gun/eno)