Terpantau, pengunjung pasar nampak mulai berburu baju lebaran hingga bahan pokok dalam rangka menyambut hari raya yang tinggal hitungan hari lagi.
Namun, ditengah padatnya pembeli di pasar Argosari, harga-harga sejumlah komoditas tidak menunjukan penurunan, bahkan semakin tinggi.
Pengunjung pasar Rodiah (45) mengatakan, harga-harga semakin mahal mendekati hari raya Idul Fitri. Dia khawatir akan terjadinya lonjakan harga yang makin tinggi H-3 lebaran.
"Sekarang saja makin mahal, mulai dari beras, bawang, cabai dan daging ayam," keluh Rodiah saat diwawancarai.
Selain harga yang tinggi, Rodiah juga khawatir akan ketersediaan sejumlah komoditas bahan pokok yang makin berkurang jika mendekati hari raya nanti.
Diantaranya, daging sapi dan ayam yang cepat habis akibat diburu pembeli ketika mendekati hari raya. Ditemuinya, pedagang daging hewan ternak itu seringkali tutup menjelang waktu sore.
"Selain mahal, daging ayam dan sapi juga cepat habis, karena mendekati hari lebaran," ungkapnya
Sementara itu, Pedagang Ayam Tugiyarti (50) membenarkan bahwa pasar Argosari mulai ramai dikunjung pembeli. Terbukti, daging ayam yang dijualnya cepat berkurang dibandingkan dengan hari-hari biasanya.
"Biasanya sehari terjual 20 kilogram, tetapi sejak dua hari kemarin penjualan mencapai 40 kilogram perharinya," ujar Tugiyarti saat ditemui di lapaknya.
Tugiyarti menyebut, daging ayam yang dijualnya kini seharga Rp 40 per-kilogramnya. Menurutnya, harga tersebut melonjak yang sebelumnya dipatok Rp 35 ribu per-kilogramnya.
"Sudah biasa kalau mendekati lebaran, harga pasti naik," jelasnya.
Apalagi, kata Tugiyarti, permintaan daging ayam oleh konsumen semakin meningkat jelang hari raya. Meskipun dengan harga yang tinggi, konsumen tetap membeli daging yang dijualnya itu.
Tugiyarti juga tidak memungkiri akan terjadinya lonjakan harga yang signifikan memasuki H-3 lebaran nanti. "Bahkan pada hari itu, pasar bisa lebih padat lagi," tuturnya.
Kenaikan harga dialami sejumlah komoditas seperti bawang merah, bawang putih dan juga cabai. Pedagang Tuti (53) mengatakan, kenaikan harga yang signifikan terdapat pada bawang merah.
"Bawang merah dari Rp 32 ribu per-kilogramnya menjadi Rp 40 ribu per-kilogramnya," ujar Tuti.
Selain itu, cabai yang sebelumnya dipatok dengan harga Rp 35 ribu per-kilogramnya kini menjadi Rp 38 ribu perkilogramnya.
"Bawang putih sebelumnya Rp 40 ribu perkilogramnya, sekarang Rp 45 ribu per-kilogramnya," ucapnya.
Senada dengan Tugiyarti, kenaikan harga sejumlah komoditas itu, kata Tuti, akan semakin meningkat pada waktu-waktu dekat sebelum hari lebaran nanti. Menurutnya, hal itu sudah sering terjadi mengingat kebutuhan masyarakat semakin meningkat.(
Editor : Bahana.