Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kendaraan Masuk di Gunungkidul Diprediksi Mencapai 154 ribu saat Arus Mudik, Dishub: Semoga Tidak Macet

Andi May • Minggu, 31 Maret 2024 | 03:38 WIB
LANCAR: Petugas Dishub mengatur jalannya arus lalu lintas di Jalan Jogja-Wonosari, Kabupaten Gunungkidul.
LANCAR: Petugas Dishub mengatur jalannya arus lalu lintas di Jalan Jogja-Wonosari, Kabupaten Gunungkidul.

GUNUNGKIDUL - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gunungkidul memprediksi akan terjadi peningkatan signifikan akan arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan di Bumi Handayani selama arus mudik.

Perkiraan lonjakan arus mudik mencapai 10 persen jika dibandingkan dengan mudik lebaran Idul Fitri tahun 2023 lalu.

Pada mudik tahun 2023, jumlah kendaraan yang masuk sebanyak 140 ribu terdiri dari roda empat dan roda dua.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Gunungkidul Agus Hendro Kusumo memprediksi jumlah kendaraan yang akan masuk atau melintas di jalur utama maupun jalur alternatif mudik mencapai 154 ribu.

"Harapannya tidak terjadi kemacetan baik di jalur utama maupun jalur alternatif nanti," ujar Hendro saat dihubungi, Sabtu (30/3).

Meskipun begitu, pihaknya telah menyiapkan berbagai kebijakan berupa pembatasan kendaraan yang melewati jalur utama maupun jalur alternatif mudik.

Pihaknya telah berkoordinasi dengan kepolisian mengenai rekayasa lalu lintas saat arus mudik sampai dengan arus balik nantinya.

Salah satunya, kendaraan angkutan barang akan dilarang beroperasi mulai dari tanggal 5 sampai dengan 16 April 2024 mendatang.

Selain itu, jalur alternatif akan dikhususkan kepada pemudik yang akan menggunakan kendaraan pribadi.

"Jadi bus ataupun kendaraan angkutan barang tidak diperkenankan melewati jalur alternatif mudik," ungkapnya.

Jalur utama mudik yang dimaksud ialah, sepanjang Jalan Jogja-Wonosari.

Baca Juga: KONI DIY Bagikan Technical Hand Book untuk Peserta Porda 2025

Sedangkan jalur alternatif ialah Jalan Jalur Lingkar Selatan (JJLS) di Kabupaten Gunungkidul.

Hendro tak menapik kemungkinan adanya kepadatan lalu lintas saat mudik nanti, khususnya di jalur utama yang telah disiapkan.

Namun begitu, pihaknya memastikan arus lalu lintas di jalur mudik tidak akan tersendat.

"Kami juga telah berkoordinasi dengan kepolisian terkait penempatan pos-pos hari raya di seluruh titik jalur mudik," ungkapnya.

Sebelumnya, Kapolres Gunungkidul AKBP Edy Bagus Sumantri mengatakan, pihaknya telah mengerahkan 486 personel dalam pemantauan arus mudik nanti.

"Kami akan tempatkan enam pos keamanan dan satu pos pelayanan di titik-titik jalur mudik," ujar Edy.

Bahkan, untuk jalur utama mudik telah disiapkan petugas ganjal kendaraan dan dua unit mobil derek jika terdapat kendala yang menghambat pemudik selama diperjalanan.

"Personel yang ditugaskan wajib memastikan terjaganya kamtibmas bagi pemudik nanti baik dari patroli maupun pemantauan," paparnya. (cr6)

Editor : Amin Surachmad
#dishub #Jogja-Wonosari #Gunungkidul #ruas jalan