Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Horee! Gunungkidul Bakal Punya Ruang Terbuka Hijau, Ini Lokasi dan Besaran Anggaran yang Disiapkan

Andi May • Rabu, 20 Maret 2024 | 22:23 WIB

 

Kepala DLH Kabupaten Gunungkidul Hary Sukmono saat ditemui di kantornya, Rabu (20/3).
Kepala DLH Kabupaten Gunungkidul Hary Sukmono saat ditemui di kantornya, Rabu (20/3).
GUNUNGKIDUL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul merencanakan proyek pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di perbatasan Kabupaten Gunungkidul - Wonosari.

Lokasi RTH rencananya akan ditempatkan di Dusun Duwet, Kalurahan Karangwuni, Kapanewon Rongkop, Kabupaten Gunungkidul.

Data Rencana Anggaran Biaya (RAB) proyek tersebut, total anggaran yang akan digelontorkan sebesar Rp 11,2 milyar.

Di antaranya, pembangunan gedung toilet, satpam dan mushola mencapai Rp 1,9 milyar.

"Karena perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah (Jateng) sebagai penanda perbatasan dua wilayah itu," ujar Hary Sukmono kepada awak media, Rabu (20/3).

Selain itu juga, RTH juga nantinya akan menjadi identitas atau salah satu icon masuknya wilayah di Bumi Handayani dari arah timur.

Proyek belasan milyar rupiah itu, kata Hary, sebagai pengembangan wilayah Selatan DIY, khususnya Jalur Jalan Lingkar Selatan (JJLS) yang menjadi akses utama.

"Kami akan konsultasikan ke Pemprov Jateng mengenai pembangunan RTH itu mengingat letak pembangunan di area perbatasan dua provinsi," ucapnya.

Lahan yang disiapkan untuk pembangunan taman perbatasan itu seluas 2000 meter persegi.

Namun, kata Hary, tidak menutup kemungkinan desain pembangunan RTH lebih dari itu.

Menurutnya, RTH dapat menjadi fasilitas untuk beraktifitas bahkan meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

Pihaknya juga telah mengkoordinasikan proyek tersebut kepada pemerintah desa setempat.

"RTH ditujukan agar masyarakat dapat beraktifitas dan berolahraga atau sekedar beristrahat," ucapnya.

Hary Sukmono juga membeberkan, pihaknya sedang menyusun desain perencanaan agar proyek sesuai dengan kemampuan keuangan daerah.

"Harapan kami, karena pembangunan di perbatasan DIY dan Jateng, selain dari APBD dapat juga dukungan dari Dana Deistimewaan (Danais)," tuturnya.

Lebih lanjut, Hary Sukmono mengaku belum mengetahui waktu dari pelaksanaan pembangunan RTH di Kapanewon Rongkop. Pihaknya tengah menunggu persetujuan dari kepala daerah. 

Editor : Bahana.
#ruang terbuka hijau #Gunungkidul #Anggaran