RADAR JOGJA - Tiga puluh satu remaja asal Klaten Jawa Tengah berulah di Jalan Tawang - Ngalang, Nglanggeran, Patuk, Gunungkidul.
Itu karena gerombolan remaja secara ugal-ugalan mengendarai sepeda motor dan mengganggu kenyamanan warga sekitar, Minggu (17/3) pagi.
Warga sekitar yang geram pun mencegat mereka. Hingga akhirnya sempat terjadi bentrokan dengan warga.
Sebelum akhirnya kepolisian datang dan membawa 31 remaja asal Klaten tersebut ke Polsek Patuk.
Kapolres Gunungkidul AKBP Edy Bagus Sumantri mengungkapkan bentrokan berawal saat gerombolan remaja melakukan konvoi di tempat kejadian perkara usai melaksanakan sahur.
"Kegiatan mereka (gerombolan remaja) mengganggu kenyamanan masyarakat hingga berujung bentrok," ujad Edy Bagus kepada awak media di Polsek Patuk.
Kepolisian juga membawa sejumlah alat yang digunakan berupa sarung dan kendaraan bermotor yang digunakan gerombolan remaja itu.
"Tidak ada senjata tajam yang kami temukan, tapi kami amankan sejumlah sarung," ucapnya.
Bahkan, kata Edy, beberapa remaja yang terlibat masih dalam pengaruh minuman beralkohol saat pihaknya menggiring gerombolan remaja tersebut ke Polsek Patuk.
Sementara itu, Dukuh Nglanggeran Wetan Agus mengatakan, bentrokan bermula ketika gerombolan remaja memainkan gas sepeda motor yang dikendarai.
"Ada beberapa remaja yang diamankan oleh warga, akibat warga kesal terhadap ulah kelompok remaja itu," ujar Agus.
Agus menerangkan, sempat terjadi pengeroyokan terhadap remaja yang diamankan. Warga juga sempat mengamankan motor-motor yang digunakan oleh gerombolan remaja itu.
Editor : Heru Pratomo