GUNUNGKIDUL - Rungkad. Angin kencang menumbangkan satu pohon raksasa berjenis randu alas yang telah berumur ratusan tahun di Kalurahan Ngeposari, Kapanewon Semanu, Kabupaten Gunungkidul, Kamis (14/3) kemarin.
Pohon besar berdiameter 7 meter dan tinggi 20 meter itu ambruk akibat diterjang angin kencang.
Lurah Ngeposari Ciptadi mengatakan, peristiwa itu ambruknya pohon Randu alas itu ketika angin kencang sedang menerjang dan terdengar suara pohon tumbang.
"Pohon tumbang menimpa kabel listrik sehingga terdengar suara ledakan saat itu," ujar Ciptadi kepada awak media, Jumat (15/3).
Selain menimpa aliran listrik, pohon berukuran raksasa itu juga tumbang tepat di atas lahan perkebunan milik warga setempat.
Ciptadi menuturkan, pohon randu alas itu telah berusia sekitar 367 tahun dan berdiri di atas tanah kas desa Ngeposari.
"Pohon ini juga merupakan aset kalurahan dan rencananya akan dikembalikan ke keraton," ucapnya.
Pohon raksasa yang berdiri di tengah - tengah pemukiman rumah warga itu sendiri, rupanya memiliki banyak cerita-cerita mistis kerap jadi perbincangan.
"Ada cerita, tukang ojek sempat antar penumpang ke sini (lokasi pohon randu alas) yang penglihatannya pohon itu adalah sebuah rumah, padahal bukan," katanya.
Tak sampai di situ, rupanya pohon randu alas juga sering digunakan sebagai tempat untuk menggelar tradisi-tradisi budaya oleh warga setempat.
"Oleh warga pohon ini dikeramatkan dan juga pohon masih dalam kondisi hidup," ucapnya.
Baca Juga: Terdakwa Mutilasi Mahasiswa UMY Divonis Mati Hakim, Waliyin-Ridduan Ajukan Banding ke PT DIY
Namun, pohon randu alas satu-satunya di Kalurahan Ngeposari tumbang diterjang angin kencang.
Ciptadi mengatakan, pihaknya bersama warga akan melakukan evakuasi terhadap pohon raksasa itu. (cr6)
Editor : Amin Surachmad