RADAR JOGJA-Kasus stunting memang sudah cukup banyak terjadi di wilayah Indonesia. Oleh karenanya berbagai upaya diterapkan untuk mengurangi kasus tersebut. Salah satunya di Gunungkidul.
Kegiatan mekanisme Audit tahun 2024 digelar oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Gunungkidul, bersama dengan Wakil Bupati Gunungkidul, Heri Susanto. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis (22/02/2024).
“Perlu kita ketahui, menyinggung soal bonus demografi dan generasi emas mendatang tentunya tidak terlepas dari stunting,” ungkap Heri Susanto, melansir dari kupass.com.
Menurutnya, pembangunan itu tidak melulu soal pembangunan secara fisik saja, melainkan juga pembangunan dari sektor sumber daya manusianya, khusunya dalam penanganan stunting.
Ia pun menambahkan, bahwa apabila negara ini ingin terus maju dan berkembang, maka tentunya kita juga harus lebih memperhatikan bagaimana caranya agar bisa terus meningkatkan kualitas dari sumber daya manusianya sendiri.
Heri Susanto berpesan agar benar-benar serius dalam melakukan pendataan terhadap kasus stunting di tahun 2024 ini, serta akumulasi kebutuhan anggaran untuk menanganinya.
Oleh karenanya perlu untuk menyiapkan data-datanya terlebih dahulu, baru setelah itu apabila bantuan pusat sudah siap maka pihaknya juga sudah siap dengan datanya. {}
Editor : Iwa Ikhwanudin