Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Juga Jadi Sarang Laron... Pemeliharaan Ratusan Unit PJU TS di Gunungkidul Dinilai Mahal, Dishub: Akinya Rp 8 Juta Per Tiang

Andi May • Jumat, 9 Februari 2024 | 03:18 WIB
LANCAR: Penggunaan lampu penerangan jalan umum di Jalan Jogja - Wonosari, Gunungkidul, Kamis (8/2).
LANCAR: Penggunaan lampu penerangan jalan umum di Jalan Jogja - Wonosari, Gunungkidul, Kamis (8/2).

GUNUNGKIDUL - Kabupaten Gunungkidul memiliki 235 unit penerangan jalan umum tenaga surya (PJU TS) dengan menyasar wilayah jalan yang belum memiliki akses listrik.

Meskipun begitu, Dinas Perhubungan (Dishub) Gunungkidul menilai anggaran pemeliharaan ratusan unit PJU TS disebut mahal.

Ratusan unit PJU TS itu merupakan hibah dari Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) dengan tujuan mendukung pengembangan ekonomi masyarakat salah satunya sektor wisata.

Kepala Dishub Gunungkidul Rakhmadian Wijayanto mengatakan, Kementerian ESDM sebelumnya telah menyerahkan surat kesanggupan pemeliharaan ratusan unit PJU TS itu kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul.

Namun begitu, ia menyebut anggaran pemeliharaan PJU TS terbilang mahal.

"Satu tiang itu satu aki, jika akinya rusak harganya mencapai Rp 8 juta per-akinya," ujar Rakhmadian saat dihubungi, Kamis (8/2).

Sedangkan, pemeliharaan PJU yang menggunakan aliran listrik masih terbilang murah dibandingkan dengan PJU TS.

"Masih relatif murah, namun kekalahannya itu ketika hujan, banyak yang kemudian padam, ditambah lagi dengan sarang laron yang mengakibatkan kerusakan," tuturnya.

Ia menyebutkan, kerusakan PJU TS terdapat pada wilayah Kapanewon Ngawen dalam kondisi padam.

"Beberapa tiang PJU TS padam, dan kerusakan pada aki sedangkan anggaran terbatas," ucapnya.

Selain itu, beberapa kalurahan juga memohon untuk pengadaan PJU TS.

"Nanti survei terlebih dahulu, layak dan tidaknya pemasangan PJU TS," jelasnya.

Ia menuturkan, penanganan PJU TS yang rusak masih belum maksimal dikarenakan anggaran yang terbatas.

PJU TS yang penggunaannya belum optimal juga disebabkan lokasi pemasangan tian yang dekat dengan pohon yang rimbun.

"Karena terhalang pohon, jadi penggunaannya kurang maksimal," imbuhnya. (cr6)

Editor : Amin Surachmad
#pju #Gunungkidul #penerangan jalan umum