Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Banyak Tanggal Merah di Februari 2024, Dishub Prediksi Arus Lalu Lintas Jalur Wisata di Gunungkidul Padat

Andi May • Kamis, 8 Februari 2024 | 04:38 WIB
PLESIR: Destinasi wisata Pantai Baron juga diprediksi akan mengalami peningkatan jumlah wisatawan selama libur.
PLESIR: Destinasi wisata Pantai Baron juga diprediksi akan mengalami peningkatan jumlah wisatawan selama libur.

GUNUNGKIDUL - Jelang libur panjang, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gunungkidul memprediksi adanya kepadatan lalu lintas di jalur destinasi wisata di Kabupaten Gunungkidul.

Kepadatan arus lalu lintas disebabkan peningkatan jumlah wisatawan yang sering terjadi ketika libur panjang khususnya di Jalur Jalan Lingkar Selatan (JJLS).

Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten (Dishub) Kabupaten Gunungkidul Bayu Susilo Aji mengatakan, pihaknya telah menyiapkan personel untuk pengamanan dan pengaturan lalu lintas di jalur-jalur wisata.

"Mengingat kemungkinan akan terjadi kemacetan, personil disiapkan untuk mengatasi penumpukan kendaraan salah satunya di JJLS," ujarnya saat dihubungi, Rabu (7/2).

Menurutnya, kepadatan arus lalu lintas di jalur- jalur wisata juga pernah terjadi saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) lalu.

Ia memetakan titik rawan kemacetan berada di jalur Patuk dan jalur wisata pantai Selatan termasuk di Jalan Baron dan JJLS wilayah barat.

"Untuk Jalan Baron sementara bis harus lewat Selatan, tidak boleh dari Utara," jelasnya.

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Polres Gunungkidul untuk menyiapkan rekayasa lalu lintas dalam rangka libur panjang mendatang.

"Untuk wisata pantai jalur masuk dari Jalan Baron dan jalur keluar ke Timur menggunakan jalur Tepus - Mulo," terangnya.

Meskipun begitu, pihaknya belum dapat memastikan rekayasa lalu lintas akan berlaku sejak kapan dan sampai kapan.

"Melihat situasi, jika terjadi kepadatan pengunjung nantinya," ungkapnya.

Mengingat minimnya rambu-rambu lalu lintas di JJLS, kata Bayu, pihaknya akan memasang rambu-rambu yang bersifat sementara sebagai imbauan berkendara terhadap wisatawan nantinya.


"Seperti lampu APILL kan belum ada, kami akan memasang rambu-rambu yang bersifat sementara," tuturnya.

Kepala Dishub Gunungkidul Rakhmadian Wijayanto mengatakan, pentingnya lampu APILL di JJLS dikarenakan banyaknya pengguna jalan yang menggunakan kecepatan tinggi yang dikhawatirkan berpotensi menimbulkan kecelakaan.

"Apalagi JJLS masih terbilang baru, ada beberapa simpang empat yang menurut kami rawan akan kecelakaan sehingga lampu APILL sangat diperlukan," ujar Rakhmadian.


Untuk itu, pihaknya telah mengusulkan pengadaan rambu-rambu lalu lintas ke Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) mengingat JJLS berstatus jalan Nasional.

"Sudah disurvei kemarin dari Kepala BPTD di Yogyakarta," ucapnya.

Jelang libur panjang, pihaknya mengimbau kepada wisatan untuk selalu berhati-hati dalam berkendara yang akan dilengkapi dengan rambu-rambu keselamatan yang bersifat sementara. (cr6).

Editor : Amin Surachmad
#kepadatan lalu lintas #JJLS #Libur Panjang #destinasi wisata #Dishub Gunungkidul