Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Unik, Guru di Sekolah Ini Mencari Anak Didik Berhati Baik, Kalau Ketemu Diberi Piagam Penghargaan

Gunawan RaJa • Kamis, 1 Februari 2024 | 02:47 WIB
BELAJAR BERSAMA - Mahasiswa STKIP Muhammadiyah Kuningan, Jawa Barat berinteraksi dengan pelajar SD Al Mujahidin Wonosari Selasa (30/1/2024)
BELAJAR BERSAMA - Mahasiswa STKIP Muhammadiyah Kuningan, Jawa Barat berinteraksi dengan pelajar SD Al Mujahidin Wonosari Selasa (30/1/2024)

GUNUNGKIDUL - Guru sangat berperan dalam penguatan pendidikan karakter peserta didik. Tidak hanya mencetak generasi cerdas, namun juga menanamkan kepribadian yang positif pada anak untuk bekal masa depan.

Seperti dilakukan SD Al Mujahidin Wonosari. Manajemen sekolah berbasis ilmu agama Islam ini sangat konsen menanamkan nilai kebaikan. Peningkatan prestasi akademik diikuti dengan menanamkan kepribadian.

Baca Juga: Pelajar Zaman Now Tidak Hanya Sibuk Belajar, Tapi Juga Mulai Persiapan Career Planning

Salah satu sekolah milik Muhammadiyah di Wonosari tersebut secara khusus memberikan penghargaan individu piala murid terbaik setiap sepekan sekali. Wali kelas maupun guru setiap hari patroli senyap melakukan pengintaian, pengamatan dan penilaian.

Humas SD Al Mujahidin Wonosari Tri Puji mengatakan, kebijakan sekolah memberikan penghargaan atau reward bagi personal anak kategori khusus dilakukan sejak lama. Tujuannya supaya siswa dan siswi termotivasi dalam menimba ilmu.

Baca Juga: DLHK DIY Kerahkan Armada Sikapi Luapan Sampah saat Musim Hujan, Ini Hanya Kebijakan Insidental

"Misalnya piagam penghargaan itu diberikan kepada anak yang menulis paling rapi, suka berbagi dan tolong menolong.  Setiap Senin hasilnya dibacakan dan penghargaan diberikan kepada anak bersangkutan," ujarnya.

Kembali disampaikan, hadiah untuk anak lebih ke personal. Oleh sebab itu guru dituntut menemukan sisi baik masing-masing peserta didik. Dengan demikian, pihaknya meyakini upaya tersebut merupakan bagian dari pembentukan karakter.

Baca Juga: Lebih dari Setahun Rusak, Jembatan Pucung Growong di Bantul Belum Akan Diperbaiki Tahun Ini

"Kemarin (Selasa 30/1/2024), mahasiswa dari STKIP Muhammadiyah Kuningan, Jawa Barat berkunjung dan melihat langsung metode pembelajaran sekolah kami," ucapnya.

Sebanyak 34 mahasiswa berikut dengan dosen pembimbing melakukan sejumlah agenda di SD Al Mujahidin. Mereka sengaja datang untuk melihat profil sekolah, pembelajaran kelas termasuk mempelajari konsep pemberian piagam penghargaan individu bagi anak baik.

"Kunjungan ke SD Al mujahidin ini memang menjadi agenda utama mereka. Ingin melihat secara langsung penerapan Kurikulum Merdeka," ungkapnya. (gun)



Editor : Iwa Ikhwanudin
#Pendidikan #karakter #kabupaten gunungkidul