RADAR JOGJA - Pagi tadi, Jumat (19/1/2024), warga di Kedhungwanglu, Banyusoca, Playen, Gunungkidul dihebohkan dengan aksi nekat empat siswa yang terlihat menyebrangi sungai deras untuk mencapai sekolah mereka.
Kejadian ini menjadi sorotan setelah sebelumnya wilayah tersebut dilanda mati listrik selama dua hari berturut-turut.
Informasi ini diperoleh dari unggahan video di akun Instagram @merapi_uncover, yang memperlihatkan keadaan sulit yang dihadapi siswa-siswa tersebut.
Dalam video tersebut, terlihat empat siswa dengan berhati-hati menyebrangi sungai yang arusnya cukup deras.
Mereka menggunakan payung dan ponco sebagai alat bantu untuk melindungi diri dari hujan.
Di tengah perjalanan mereka, terlihat bahwa area sekitar sungai sedang mengalami banjir.
Netizen pun turut memberikan komentar terkait video tersebut. @koentjara_07 menyampaikan, "Halo caleg setempat... ada potensi suara banyak itu. Langsung gaweke jembatan langsung suarane okeh."
Sebagai respons terhadap kondisi tersebut, masyarakat juga mengekspresikan keprihatinan mereka.
@nur.fadjria menulis, "Nek anaku mending ora sah mangkat sekolah."
Sedangkan @ika.s.spratiwi menekankan, "Terlalu beresiko kalau aku gak akan ijinkan anakku sekolah kalau kondisinya seperti itu biar saja aku lebih sayang nyawa anakku."
@arifw84 juga berpendapat, "Ketika kondisi seperti ini harusnya sekolah diliburkan dulu. Resikonya terlalu besar."
Baca Juga: Hujan Tak Kunjung Reda, Rumah di Tanjungsari Gunungkidul Nyaris Ambruk Karena Longsor
Mati listrik selama dua hari di wilayah tersebut juga menambah kesulitan warga setempat, terutama para pelajar yang harus berjalan kaki dan menyebrangi sungai untuk mencapai sekolah.
Pemerintah setempat diharapkan segera mengambil tindakan untuk menangani kondisi ini dan memberikan keamanan serta kenyamanan bagi warga, khususnya siswa yang harus menempuh perjalanan yang sulit untuk mendapatkan pendidikan.