Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pemilu Sudah Dekat, Begini Kata Ketua KPU Gunungkidul Asih Nuryanti Temukan Surat Suara Rusak

Andi May • Rabu, 10 Januari 2024 | 21:51 WIB
JADI SAMPAH: Petugas sortir lipat surat suara. Setelahnya, surat suara tersebut akan menjadi sampah yang harus dikelola.
JADI SAMPAH: Petugas sortir lipat surat suara. Setelahnya, surat suara tersebut akan menjadi sampah yang harus dikelola.

GUNUNGKIDUL - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gunungkidul temukan surat suara rusak saat proses lipat dan sortir surat suara Pilpres dan Pilcaleg.

Proses sortir surat suara berlangsung di Kantor KPU Gunungkidul, Rabu (10/1/2024).

Setidaknya, 306 warga terlibat dalam proses sortir tersebut, dengan pengawalan ketat kepolisian.

Ketua KPU Gunungkidul Asih Nuryanti mengatakan, dalam proses kegiatan lipat melipat dan sortir surat suara, ditemukan beberapa surat suara dalam kondisi rusak.

"Surat suara yang kami temukan ada dalam kondisi kusut dan sobek saat proses sortir dan telah kami pisahkan," ujar Asih Nuryanti saat ditemui Radar Jogja di Kantornya.

Meskipun begitu, Asih mengungkapkan belum menemukan surat suara yang tercoblos atau lubang seperti yang terdapat di daerah-daerah lain.

"Mengenai jumlah surat suara yang rusak sejauh ini kami tidak hitung, nanti diketahui ketika selesai sortir," ucapnya.

Proses sortir dan lipat surat suara rencananya akan dilakukan selama 13 hari atau sampai dengan 18 Januari 2024.

"Ini masih hari ke empat proses sortir lipat surat suara," ungkapnya.

Asih menyebut jumlah surat suara untuk Pemilu 2024 sebanyak 626.688 lembar untuk masing-masing Pilcaleg hingga Pilpres.

Dia berharap proses sortir dan lipat surat suara ini dapat selesai tepat waktu dan tanpa ada kendala.

Dia juga memastikan semua yang terlibat dalam proses sortir lipat telah menjamin akan kejujuran.

Sebab, warga yang terlibat sudah beberapa kali ikut serta dalam kegiatan tersebut.

"Mayoritas warga yang dekat kantor yang ikut proses sortir lipat dan telah berpengalaman dari pemilu-pemilu sebelumnya serta dapat dipastikan dapat bekerja dengan teliti sehingga surat suara yang dilipat merupakan surat suara yang baik," ungkapnya.

Surat suara yang rusak dan tidak dapat terpakai nantinya akan dilaporkan ke KPU DIY untuk kemudian dilanjutkan ke KPU RI dan dilakukan pencetakan ulang.

"Prosesnya nanti kalau sudah selesai sortir lipat surat suara," imbuhnya.

Warga Kalurahan Piyaman Aris Anugrah (18) ikut serta dalam proses sortir lipat di Kantor KPU Kabupaten Gunungkidul.

Ia mengatakan, untuk dapat terlibat dirinya menyetorkan KTP ke KPU.

"Selama saya sortir lipat, saya menemukan surat suara rusak yang tersobek, tapi paling selembar sampai dua lembar perharinya," ujar Aris Anugrah.

Ia mengatakan setiap hari dirinya mampu melipat satu dus surat suara dengan jumlah 150 lembar surat suara mulai dari pukul 08.00 pagi hingga 17.00 sore.

"Yang saya ketahui setiap lembarnya kami dibayar Rp 300 rupiah," ungkapnya.

Selama proses sortir lipat surat suara, Aris Anugrah mengaku tidak menemukan surat suara yang sudah tercoblos ataupun bolong selama melakukan kegiatan tersebut. (cr6)

Baca Juga: Ilmuwan Afrika Menciptakan Gen Nyamuk Ini untuk Mencegah Malaria

Editor : Meitika Candra Lantiva
#pilpres #sortir #KPU Gunungkidul #pemilu 2024 #surat suara rusak #pileg