Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Penderita Diare di Gunungkidul Didominasi Balita

Sevtia Eka Nova • Sabtu, 6 Januari 2024 | 12:25 WIB
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Gunungkidul Sidiq Hery Sukoco
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Gunungkidul Sidiq Hery Sukoco

RADAR JOGJA - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gunungkidul mencatat jumlah penderita penyakit diare mencapai 6.384 orang sepanjang 2023. Penderita didominasi balita yang mencapai 1.454 orang. Jumlah tersebut merupakan angka tertinggi dibandingkan dengan 2021 dan 2022. 

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Gunungkidul Sidiq Hery Sukoco mengatakan, pada 2021 jumlah penderita diare sebanyak 891 balita dan 2.872 anak-anak hingga dewasa.  Kemudian, jumlah penderita diare pada 2022 menurun. “687 balita dan 573 usia anak-anak hingga dewasa," beber Sidiq saat ditemui kemarin (5/1).

Sebanyak 26 persen balita yang mengalami diare, merupakan kurangnya perhatian orang tua terhadap asupan gizi anak. Serta tidak menerapkan pola hidup sehat dan lingkungan yang kotor. 

"Orang tua harus mencukupi gizi pada anak, pola hidup bersih sehat, selalu mencuci tangan, dan menciptakan lingkungan yang bersih," desaknya.

Selain melakukan antisipasi penyakit diare di lingkungan rumah, langkah tersebut juga harus diterapkan kepada anak-anak dan guru di lingkungan sekolah. Selektif dalam memilih makanan jajanan di sekolah juga merupakan salah satu langkah agar terhindar dari penyakit diare.

"Jangan membeli jajanan sembarangan, apalagi yang telah dikerumuni lalat," tegasnya. 

Dia menyebut, penyakit diare pada umumnya diakibatkan lingkungan yang kurang bersih. Sehingga mengundang kerumunan lalat yang dapat menyebarkan penyakit diare. "Sampah-sampah yang dibuang tidak pada tempatnya atau tidak semestinya terutama sampah yang berpotensi dikerumuni lalat," ucapnya. (cr6/eno)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Dinas Kesehatan Gunungkidul #diare #balita